Yusril Minta Hakim Bebaskan  Eddy Rumpoko

Sidoarjo, koranmemo.com – Yusril Ihza Mahendra meminta dibebaskannya terdakwa mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko (ER) dalam agenda sidang pembacaan pledoi atas tuntutan jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di Sidoarjo, Selasa, (17/4/2018).

Yusril bersama tim pengacara merupakan penasihat hukum terdakwa ER. Menurutnya, dalam fakta persidangan, dakwaan dan tuntutan jaksa yang diberikan terhadap kliennya tidak terbukti sama sekali.  “Kesimpulannya, dakwaan dan tuntutan jaksa tidak terbukti sama sekali,” ujar Yusril usai persidangan.

Dikatakan, keterangan para saksi, analisis yuridis, dan sejumlah alat bukti yang ada, serta yang didakwakan jaksa tidak terbukti.

Ditanya terkait mobil Alphard, Yusril mengungkapkan jika sampai akhir persidangan mobil tersebut merupakan hadiah atau gratifikasi terkait proyek juga tidak terbukti.  “Hanya kelalaian pak ER saja. Mobil itu berada di rumah dinas,” tambahnya.

Yusril juga mengatakan jika kliennya memang kerap pinjam atau sewa mobil untuk melayani tamu. Sehingga ketika mobil Alphard tersebut parkir di sana tidak dicek.

Berkas Pledoi yang tebalnya mencapai 594 halaman tersebut dibaca secara bergantian oleh Yusril dan timnya.

Ronald Ferdinand Warontika, JPU KPK, saat ditanya majelis hakim yang diketuai oleh Unggul Warso Mukti menyatakan tetap pada dakwaan dan tuntutannya.

“Mendengar pledoi yang dibacakan terdakwa dan kuasa hukumnya, menurut kami tidak ada hal yang baru. Karena itu kami tetap pada dakwaan dan tuntutan kami,” ujar Ronald menanggapi bacaan pledoi di ruang sidang.

Sidang akan dilanjutkan pada 27 April 2018 dengan agenda pembacaan putusan terhadap terdakwa ER.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date