YT Terduga Teroris dan Perampok di Magetan Ternyata Pernah Menusuk Bupati Madiun Muhtarom

Share this :

Madiun, Koranmemo.com – YT terduga teroris asal Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun diketahui pernah mendekam di Lapas Madiun selama 18 bulan kurungan penjara pada tahun 2010 lalu.

Ia di vonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Madiun kala itu lantaran berusaha melakukan percobaan pembunuhan kepada Bupati Madiun Muhtarom dengan cara menusukkan obeng pada bagian perut orang nomor satu di Kabupaten Madiun itu saat berlangsung kegiatan Bhakti Sosial Terpadu (BST) pada 23 Desember 2009 di Desa Kincang Wetan.

Bahkan, terduga teroris ini pernah mengejek putusan 1,6 tahun atau 18 bulan kurungan penjara. “Putusan itu terlalu rendah. Apa tidak bisa lebih lama lagi,” ujar YT kala itu.

Sardi tetangga terduga teroris membenarkan, jika YT adalah pelaku penusukan Bupati Muhtarom. “Jika anda ingat pada 23 Desember 2009 malam silam, dia  pernah menusuk Bupati Madiun saat itu Mbah Tarom sapaan akrab Bupati Madiun memakai obeng tajam,” ujarnya.

Beruntung, lanjut Sardi, Mbah Tarom saat itu tidak mengalami luka serius lantaran tusukan obeng berhasil di tepis Wakil Bupati Madiun Iswanto yang duduk bersebelahan dengan Bupati Muhtarom.

Menurut Sardi,  aksi itu dilakukan saat ada kegiatan Bakti Sosial Terpadu (BST) dan bertepatan dengan berlangsungnya acara sarasehan antara Bupati Muhtarom dengan masyarakat Desa Kincang Wetan.

Atas aksinya itu, YT akhirnya dibekuk petugas Satpol PP dan pihak Kepolisian selanjutnya menjalani proses hukum hingga akhirnya dinyatakan bersalah dan di jatuhi hukuman selama 18 bulan penjara.

Setelah menghirup udara bebas, YT kemudian berjualan plastik di Pasar Jiwan. “Dia tidak pernah bergaul dengan tetangga dan tertutup,” ujar Sardi diamini warga lainnya.

Diberitakan sebelum ini, seorang laki – laki dihajar massa setelah tepergok merampok toko emas Dewi Sri, Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, Sabtu (24/8). Setelah berhasil menggasak  perhiasan dan uang tunai pelaku berusaha kabur, namun akhirnya berhasil dilumpuhkan warga. Selanjutnya, pelakunya diserahkan ke Polsek Barat untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dari hasil pemeriksaan pelaku diketahui inisial YT warga Jalan Wuni Rt. 08 B Rw. 03 Desa Sukolilo Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun dan mengaku jaringan Isbaqiah. Kaitan kasus ini, apabila YT berhasil melakukan pencurian dengan kekerasan dananya akan disetor untuk hijrah ke negara Sam Suriah.

Atas kejadian itu, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah YT dan dua lokasi lain yakni di Lapak Pasar Sumur Tiban  tempat usaha YT dan dirumah orang tuanya di Jalan  Nias Dusun III Rt. 60 Rw. 10 Desa Kincang Wetan.

Selama hampir empat jam penggeledahan di tiga lokasi dilakukan tim Densus 88 Antiteror tersebut sedikitnya ditemukan sekitar 29 barang bukti dan kini telah diamankan.

Adapun, rincian barang bukti yang telah diamankan tersebut, antara lain senjata api rakitan 1 buah, panah 3 buah, busur panah 1 ikat, buku materi bom 1 buah, avo meter 1 buah, solder 1 buah, jarum jam / timer 1 buah, pisau 1 buah, sabit 1 buah, pipa besi 1 buah, keris 1 buah, teropong 1 buah.

Kemudian juga ditemukan barang bukti berupa, bateray 1 buah, petasan 1 buah, HP dan dosbook 9 buah, identitas dan rekening Bank Mandiri 1 buah, pupuk urea 1 bungkus, cairan tak dikenal 1 botol, calcium calborate 1 karung, ketapel 1 buah, tombak 1 buah, kembang api 1 karrdus, rangkaian recitor 1 buah, sangkur besar 1 buah, borgol 1 buah, cairan tak dikenal 2 botol, holster 1 buah, botol isi larutan 1 buah dan karung berisi barang 1 buah.

Reporter : Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date