Wisata Religi Makam Gus Dur Belum Akan Dibuka Untuk Peziarah Umum

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Meski menyongsong kebijakan new normal atau kelaziman baru, pihak PesantrenTebuireng menyatakan belum ada rencana membuka wisata religi makam KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan keluarga, untuk para peziarah umum. Ini karena pihak pesantren masih konsentrasi mempersiapkan kedatangan para santri.

“Sampai hari ini belum ditentukan kapan (makam Gus Dur, red) akan dibuka untuk umum. Karena kami masih mempersiapkan kedatangan para santri dulu. Padahal kedatangan santri saja sampai sekarang belum ditetapkan kapan tanggalnya,” kata KH. Lukman Hakim, Mundzir Pesantren Tebuireng, Kamis (18/6) di Jalan Irian Jaya No 10. Desa Cukir, Kecamatan Diwek.

Lukman menambahkan, jelang kedatangan santri pasca dipulangkan ke rumah masing-masing dimasa pandemi covid-19, butuh persiapan khusus. Tidak seperti pada saat kedatangan para santri ketika pada masa normal.

“Karena itu, kedatangan santri dulu yang kami utamakan. Aturan protokol kesehatan kita jalani dulu. Baru setelahnya kami memikirkan kapan untuk membuka makam untuk ziarah makam Mbah Hasyim (KH. Hasyim Asy’ari), Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid),” paparnya.

Dikatakan, untuk pembukaan makam untuk peziarah umum, perlu pertimbangan internal pesantren maupun aturan pemerintah. “Mungkin akan ada rapat keluarga dan sebagainya, pertimbangan kesehatan dan sebagainya,” tutupnya.

Untuk diketahui, sekitar pertengahan bulan Maret 2020 lalu, melalui Surat Edaran (SE) Pengasuh Ponpes Tebuireng nomor 1524/I/HM 00 01/PENG/2020 tanggal 14 Maret 2020, wisata religi makam Gus Dur dan keluarga, untuk sementara waktu ditutup dari peziarah umum.

Penutupan dilakukan sebagai upaya pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng dalam mencegah potensi penularan dan penyebaran covid-19.

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu