Water Cannon dan Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa di Depan Masjid Agung

Share this :

Sidoarjo, koranmemo.com – Sebanyak 700 personel dari Polresta Sidoarjo melakukan geladi bersih simulasi pengamanan pemilu di depan Masjid Agung Sidoarjo. Dalam simulasi itu, ada sebanyak lima tahapan simulasi yang diperagakan.

Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan personel sudah memadati arena yang berada di wilayah sekitar Alun-alun Sidoarjo itu. Tiap personel langsung memperagakan sesuai jobdis masing – masing.

Kabag Ops Polresta Sidoarjo, Kompol Mujito mengungkapkan, geladi bersih ini dilakukan dalam rangka memantapkan kesiapan polri dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di masa Pemilu mendatang.

“Dalam rangka memantapkan kesiapan anggota dalam menjaga kamtibmas dalam masa Pemilu mendatang,” ujar Kabag Ops Polresta Sidoarjo, Kompol Mujito, Senin (11/03/2019).

Dalam geladi bersih itu, tampak ratusan massa melakukan unjuk rasa yang berujung anarkis. Untuk membubarkan aksi masaa tersebut, personel dari Dalmas Polresta Sidoarjo terpaksa menembakkan gas air mata. Tidak hanya itu, unit mobil water cannon juga diterjunkan dengan menyemprotkan ke kerumunan massa untuk membubarkannya.

Sebelumnya, atraksi pertama dimulai dengan peragaan pengaman dalam tahap pendistribusian surat suara. Dalam adegan itu, para personel dihadapkan situasi ada oknum masyarakat yang mencoba menyerang pendistribusian surat suara.

Aksi kejar kejaran antara personel kepolisian dan oknum yang mencoba mengacaukan situasi pun terjadi. Kesigapan personel Polresta dalam menggunakan mobil pun disuguhkan.

Selanjutnya, tahapan kedua adalah pengamanan massa kampanye dan massa pemungutan suara. Hingga akhirnya simulasi ditutup dengan adegan pengamanan unjuk rasa yang berujung anarkis usai pemungutan suara.

Seluruh personel yang terlibat dalam geladi bersih tampak serius dalam memperankan aksinya. Baik dari unsur negosiator polwan hingga dalmas yang bekerja sesuai prosedurnya untuk membubarkan massa.

“Penyemprotan air dari mobil water cannon dan penembakan gas air mata juga diperagakan secara sungguhan,” terang Satriya salah satu warga yang melihat aksi geladi bersih tersebut.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu