Waspadai Kampanye Hitam

Share this :

Kediri, Koran Memo – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kediri bakal memperketat pengawasan terhadap jalannya kampanye dalam putaran pemilihan bupati (pilbup). Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya pihak-pihak yang berusaha untuk memperkeruh keadaan demi kemenangan calon yang didukung.

Terlebih belajar dari pengalaman yang terjadi saat Pilpres lalu. Sangat banyak pihak yang melakukan kampanye hitam. Jadi hal ini sebisa mungkin akan diminimalisir oleh Panwaslu supaya Pilbup nanti bisa berjalan dengan lancar.

Langkah yang akan ditempuh dengan memberikan himbauan kepada parpol pengusung calon bupati dan wakil bupati yang akan maju. Parpol diminta untuk menkondisikan para simpatisan dan pendukungnya agar menjalankan kampanye bersih dan tidak saling menjelekkan. Jika ada yang melanggar dengan ketentuan dan aturan yang ditetapkan,Panwaslu akan memberikan teguran. Jika dengan teguran masih saja ada yang melakukan kampanye hitam,maka hal tersebut akan diproses.

Jika yang melakukan kampanye hitam adalah pendukung,pasti Panwaslu akan mendapatkan laporan dan akan menindaklanjuti hal tersebut. “Kita pasti mendapat laporan jika ada salah satu pihak yang berusaha melakukan kampanye dengan menjelek-jelekan lawan. Jika ini terjadi maka kami akan memberikan teguran hingga kami proses jika tetap hal itu tetap dilanjutkan,”ungkap Ketua Panwaskab Kediri, Muji Harjita saat dihubungi, Selasa (12/5).

Dia juga berharap agar kampanye maupun proses pilbup yang rencananya akan digelar Desember 2015 nanti berjalan lancar. “Semoga saja proses kampanye hingga pemilihan bupati dan wakil bupati nanti berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Dan kami sangat berharap agar tidak ada pihak yang melakukan cara-cara kotor termasuk black campaign untuk memenangkan pasangan yang didukung,”pungkasnya.

Panwaslu juga akan melakukan himbauan kepada pengusung masing-masing calon agar tidak ada yang menyalahgunakan fasilitas negara ataupun melakukan perusakan tempat ibadah. Jadi dengan kontrol yang ekstra diharapkan tidak akan ada lagi pihak-pihak yang merusak suasana pesta demokrasi nantinya.(and)

Follow Untuk Berita Up to Date