Warung dan Bengkel Las di Nganjuk Terbakar

Nganjuk, koranmemo.com – Bangunan milik Suyati (46) guru PNS warga Jalan Widas RT 03/RW 04 Kelurahan Begadung Kecamatan/Kabupaten Nganjuk terbakar, Minggu (19/7) sekitar pukul 04.00 WIB. Bangunan rumah tersebut disewa orang lain digunakan usaha bengkel las listrik, dan warung makan.

Informasi yang dihimpun koranmemo.com, kebakaran kali pertama diketahui oleh Juremi (58) warga Dusun Njantok Desa Sugihwaras Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, yang menyewa bangunan korban untuk usaha bengkel las listrik.

“Usai salat subuh, Juremi diberitahu oleh seseorang jika bengkelnya terbakar. Selanjutnya dia langsung datang ke bengkel, dan ternyata api sudah membesar,” ujar Iptu Rony Yunimantara Kasubbag Humas Polres Nganjuk, saat dikonrfirmasi.

Waktu itu, Juremi melihat api berkobar di ruangan dapur warung makan yang dikontrak Supatimah. Kemudian Juremi menyuruh Wawan Sugiono, anaknya untuk melaporkan ke petugas pemadam kebakaran, dan ke Polsek Nganjuk Kota.

“Sambil menunggu mobil kloneng datang, Juremi berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun tidak teratasi. Selang beberapa menit kemudian petugas pemadam datang dan langsung berupaya memadamkan api,” kata Rony.

Hembusan angin pagi membuat api merembet ke bengkel yang dikontrak Juremi. Akhirnya, upaya petugas pemadam kebakaran dibantu anggota polisi, TNI, dan masyarakat setempat mebuahkan hasil. “Setelah tiga jam, api berhasil dipadamkan,” jelas Rony.

Berdasarkan hasil identifikasi, barang-barang yang terbakar milik Juremi antara lain : jenzo alat pemotong besi, 2 unit trafo las, alat bor listrik, gerenda dan alat penggosok, serta kompresor.

Selain itu, cat besi 10 ki;ogram, 4 unit stang ripet, kabel las panjang 50 meter, regulator tabung las karbit, selang regular panjang 30 meter, paku drilling 1 kardus berisi 5 kilogram, paku dinabol 1 kardus berisi 5 kilogram, kabel listrik 4 gulung, dan mobil pikap Suzuki Carry nopol AG 8090 VC.

Sedangkan bangunan yang terbakar milik Suyati, kuda – kuda bagunan dari kayu jati dan atap asbes, sementara barang yang terbakar milik Supatimah, macam-macam perabotan dapur, dan macam – macam gerabah.

“Berdasarkan keterangan korban dan saksi, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik, atau juga dari kompor yang masih menyala pada saat ditinggal pergi pemiliknya,” pungkas kasubbag Humas.

Reporter : Muji Hartono
Editor : Achmad Saichu