Warga Surabaya Keluhkan Proyek Fasum Asal-asalan, Dewan: Kita Panggil Nanti DPUBMP dan Kontraktornya

Surabaya, koranmemo.com – Warga Kota Surabaya mengeluhkan sejumlah fasilitas umum (fasum) yang dibangun asal-asalan sehingga malah mengganggu pengguna jalan dan merusak keindahan. Fasum tersebut diantaranya keramik di atas trotoar dan proyek box culvert.

Keramik yang berada di trotoar di Jl Diponegoro Surabaya kondisinya banyak yang lepas bahkan ada yang pecah. Hal ini tentu sangat mengganggu pejalan kaki. Demikian juga proyek box culvert di kawasan Jalan Sidotopo Surabaya yang mangkrak tanpa aktivitas pekerja.

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono, B.A., S.S. saat dikonfirmasi mengatakan, kaitannya permasalahan keramik trotoar masih banyak yang rusak, dikarenakan bahan yang dipakai menggunakan bahan dasar keramik yang rentan retak dan gampang rusak.

“Kami sarankan agar Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bukan lagi memakai bahan keramik, tetapi menggunakan bahan granit yang bisa bertahan lama, dan akan dianggarkan tahun 2020, nanti,” ujar Baktiono, Jum’at (29/11/2019).

Begitu pula, sambung Politisi Fraksi PDI Perjuangan masih ada banyak terkait permasalahan proyek pembangunan trotoar dan box culvert yang mangkrak di sejumlah tempat, menurutnya, hal itu mengganggu aktivitas warga Kota Surabaya.

Pihaknya juga menekankan bahwa agar proyek pembangunan trotoar dan box culvert di Kota Surabaya harus segera diselesaikan, dan apabila tidak ada kelanjutan proyek pembangunan tersebut, akan dilakukan pemanggilan. “Kita akan panggil dari Dinas DPUBMP (Pemkot) Surabaya dan kontraktor, dengan mengapa masih ada pembangunan proyek yang mangkrak,” tegas Baktiono.

Reporter M Fauzi
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date