Warga Sekitar Waduk Dawuhan Kabupaten Madiun Panen Ikan

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Warga sekitar Waduk Dawuhan Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun menikmati panen besar, Minggu (20/9). Pasalnya, di musim kemarau ini, air waduk menyusut.

Samidi (40), warga setempat mengatakan, setiap musim penghujan, sejumlah kelompok  warga memanfaatkan waduk untuk  menabur benih ikan di waduk, dan dipanen saat waduk mulai dangkal.

Seperti musim kemarau tahun ini, warga bisa menikmati panen ikan cukup besar. Dalam sehari, bisa mendapat ikan mencapai 60 kilogram. Dari hasil menjaring ikan akan dijual lagi kepada warga yang berdatangan di sekitar pintu masuk waduk.

“Ikan bermacam-macam ada nila, tenguk, mujaer hingga patin,” ungkapnya.

Baca Juga: Volume Air Tiga Waduk di Madiun Menyusut, Pintu Air Ditutup

Menurutnya,  apabila pertumbuhan ikan baik, maka saat musim panen seperti ini hasil total perolehan ikan bisa mencapai dua ton. Namun jika biasa saja hanya sekitar satu ton. Rata-rata mereka menjual hasil panen sekitar Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogramnya.

Sementara untuk ikan tenguk/kutuk bisa mencapai Rp60.000 lantaran memiliki khasiat tersendiri dibandingkan ikan lainnya saat dikonsumsi.

Baca Juga: Bengawan dan Waduk Kedungbrubus Meluap, Dua Desa di Ngawi Terendam

Hasil penjualan ikan tersebut mereka gunakan untuk mencukupi kebutuhan makan dan membeli kebutuhan sehari-hari, sementara sisanya digunakan membeli bibit lagi untuk ditabur paskapanen ini.

“Biasanya sehari dapat 60 kg. Dijual di sekitar waduk saja, sekitar Rp20 sampai Rp25 ribu per kilogram,” ujarnya.

Reporter: Juremi

Editor: Della Cahaya