Warga Kediri Yang Ingin Liburan, Bisa Beli Tiket Kereta Api Mulai Sekarang

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Libur panjang pada akhir bulan Oktober mendatang diantisipasi oleh PT KAI (Kereta Api Indonesia). Bagi warga yang ingin berpergian jarak jauh bisa membeli tiket mulai sekarang. Stasiun Kediri telah membuka pelayanan pembelian tiket jarak jauh.

Humas PT KAI Daop 7 Ixfan Hendriwintoko mengungkapkan pembukaan layanan tiket tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan kereta api. Selain itu juga untuk mengantisipasi lonjakan pelanggan kereta api pada libur panjang mendatang yang dimulai Tanggal 28 Oktober sampai 1 Nopember 2020.

Ixfan menjelaskan, tiket kereta api untuk jarak jauh dan menengah sudah dapat dipesan sejak Selasa (20/10). Tiket tersebut untuk keberangkatan sampai tanggal 01 Nopember 2020 dan 02 Nopember 2020 khusus KA Argo Wilis.

“Libur panjang kali ini telah kami sediakan sebanyak 26 perjalanan KA jarak jauh dan menengah ke semua tujuan yang melintas ataupun berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun. Untuk stasiun Kediri sendiri ada 10 kereta api.

Baca Juga: KAI DAOP 7 Madiun Sediakan Rapid Test Murah di Stasiun

Adapun kereta api yang berangkat dari Stasiun Kediri diantaranya Matarmaja relasi Pasar Senen – Malang; KA Brantas Relasi Pasar Senen – Blitar; KA Gajayana Relasi Gambir – Malang; KA Malabar Relasi Bandung – Malang.

Selain itu ada KA Matarmaja Relasi Malang – Pasar Senen; KA Kahuripan Relasi Kiaracondong – Blitar; KA Brantas Relasi Blitar – Pasar Senen; KA Gajayana Relasi Malang – Gambir; KA Kahuripan Blitar – Kiaracondong dan KA Malabar Relasi Malang – Bandung.

Baca Juga: 22 Desa di Ngawi Belum Cairkan Dana Bantuan Pilkades

Ixfan menambahkan bagi pelanggan yang akan naik kereta api diharuskan mematuhi protokol kesehatan. Selain itu mereka juga diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil Rapid Test, PCR/Swab test, dan surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Puskesmas maupun Rumah Sakit.

“Bagi masyarakat yang merasa kurang enak badan, atau sedang sakit, diimbau agar menunda perjalanannya terlebih dahulu,” tutur Ixfan.

Reporter Nuramid Hasyim
Editor Achmad Saichu