Warga Kawal Proses Hukum

Share this :

Bupati Diperiksa KPK ?

Nganjuk, koranmemo.com – Masyarakat Nganjuk terus memperbincangkan kabar pemeriksaan Taufiqurrahman, Bupati Nganjuk, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (25/8) lalu. Mereka berharap agar penegakan hukum dilakukan tanpa memandang bulu. Bahkan, warga akan mengawal kasus ini supaya tidak berhenti di tengah jalan.

Sejumlah warga yang ditemui Koran Memo kompak mendukung upaya KPK untuk mengusut dugaan penyimpangan APBD 2009-2015. Menurut mereka hukum harus ditegakkan terhadap siapapun, termasuk kepala daerah yang ditengarai melakukan penyalahgunaan jabatan. “Kami akan terus pantau perkembangannya melalui berita. Hukum tetap harus ditegakkan meskipun itu pimpinan kami,” ujar beberapa yang ditemui wartawan.

Di sisi lain, warga juga berharap, jalannya proses hukum yang dilakukan KPK dibuka ke publik melalui pemberitaan. “Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi. Kalau terbuka kan pengawasan warga akan lebih maksimal. Jadi harus terus diberitakan,” imbuh warga.

Riuh rendahnya tanggapan warga terhadap kasus ini, juga mengemuka di media sosial. Netizen gencar membahas pemeriksaan terhadap orang nomor 1 di Kota Angin. Banyak pihak yang merasa kecewa dan menyayangkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap bupati mereka. Ada juga yang memberikan cacian, ungkapan kekecewaan, hingga memberikan doa yang lebih terkesan seperti sindiran. “Ampunilah dosa para pemimpin kami ya Allah, sesungguhnya kami adalah manusia yang lalai,” tulis salah satu pemilik akun di FB.

Ada juga masyarakat yang menanggapi masalah ini secara emosional karena merasa kecewa. Sindiran seperti ungkapan “sepandai-pandainya tupai meloncat akhirnya jatuh juga” tak luput dikeluarkan. Bahkan mereka memberikan dukungan kepada para penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini. Mereka menaruh harapan agar kasus ini tidak sampai menghilang karena adanya unsur suap meyuap. “Semoga saja kasus ini tidak ‘masuk angin’ karena adanya suap,” ungkap netizen.

Untuk diketahui, Taufiqurrahman, Bupati Nganjuk dikabarkan menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (25/8) lalu. Kabar yang berkembang menyebutkan pucuk pimpinan eksekutif itu dihadirkan di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang berupa gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang dalam APBD 2009-2015.

Dari video yang beredar berjudul “Video Eksklusif Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman diperiksa KPK selama 10 Jam “ dan diunggah di situs youtube , terlihat Bupati Nganjuk keluar gedung KPK sekitar pukul 20.00 WIB. Taufik bergegas keluar gedung KPK tanpa mau memberi keterangan kepada awak media yang sudah menunggunya. Bahkan, untuk menghindari pewarta yang terus menyorotnya, orang nomor 1 di Nganjuk itu menghentikan motor yang tengah melintas dan kabur tanpa memberikan konfirmasi.

Diketahui, KPK sejak Januari 2016 lalu sudah mulai melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang bersangkutan terkait APBD kurun waktu tersebut. Mulai dari rekanan, SKPD, legislatif, hingga pentolan eksekutif dipanggil oleh tim anti rasuah untuk menjalani pemeriksaan. Bahkan sebelum KPK melakukan pemeriksaan terhadap Taufiqurrahman, sebelumnya beberapa pejabat di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) juga dipanggil KPK ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan. Hingga saat ini pemerintah kabupaten masih terkesan tertutup dengan pemeriksaan tim anti rasuah yang dilakukan terhadap pimpinannya. (and)