Warga Datangi Temuan Situs Sumur Kuno di Balongbendo

Sidoarjo, koranmemo.com Penemuan situs berbentuk bulat menyerupai sumur di Dusun Ciro Wetan, Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, kini mulai dipadati pengunjung, Minggu (9/7)

Puluhan pengunjung itu dari berbagai daerah. Seperti, Sidoarjo, Mojokerto maupun Gresik. Kedatangan mereka, selain penasaran dengan temuan situs tersebut, juga ingin mengambil airnya.

“Penasaran, ingin tahu saja bentuknya seperti apa. Soalnya, di daerah sini masih banyak sumur-sumur kuno seperti ini,” ucap Imron (29), salah satu pengunjung.

Senada yang diucapkan oleh M. Amin (28), warga Prambon. Ia mengunjungi sumur itu karena penasaran dengan kandungan kadar air yang ada di dalamnya. “Penasaran saja. Apa kadar airnya sama dengan penemuan di Urangagung,” terangnya.

Sementara itu, Agus Subandriyo, penggiat benda kuno meminta kepada pihak terkait untuk memperhatikan situs kuno yang kerap ditemukan di Kabupaten Sidoarjo. Supaya, situs-situs kuno yang ditemukan bisa terjaga dengan baik.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah. Agar, situs-situs yang ditemukan selama ini bisa terawat serta bisa dimanfaatkan. Seperti sumur kuno ini, kalau dijaga dan dirawat, kami yakin bermanfaat untuk masyarakat tanpa menghilangkan bentuk aslinya,” harapnya.

Situs di persawahan tanaman terong itu pertama kali ditemukan Sariali (60),  seorang pembuat sumur untuk menyirami tanaman yang disewa Sumantri (38) warga Dusun Watesrowo, Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, pada Selasa (4/7).

Situs yang berbentuk bulat menyerupai sumur itu, mempunyai diameter 50 centimeter dengan kedalaman 2,05 meter. Ketebalan batu bata itu, berukuran 8 centimeter dan berbentuk melengkung bercorak dua garis serta ditemukan kepingan tembikar kuno.

“Waktu saya gali sekitar 80 centimeter, ternyata ada batu bata itu. Tapi tidak saya teruskan karena takut ada apa-apa, sehingga saya gali sebelahnya,” ucap Sariali.

Setelah itu, lanjut Sariali, langsung memberitahukan kepada Sumantri atas temuan tersebut. Karena penasaran, galian tersebut diteruskan sehingga terdapat tumpukan batu bata berbentuk bulat menyerupai sumur.

Dugaan situs itu, diperkuat dengan adanya temuan tumpukan batu bata yang sebelumnya juga ditemukan tidak jauh dari temuan awal. Hanya saja temuan yang kedua terdapat tumpukan batu bata berbentuk memanjang.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.