Warga Akan Terima Kompensasi Pembangunan Apartemen Safira City

Sidoarjo, koranmemo.com – Pihak developer pembangunan Apartemen Safira City, Chalidana Grup bakal memberikan kompensasi kepada warga Taman Tiara Regency tahap I. Pihaknya juga berjanji memberikan kompensasi kepada warga hingga proyek tower apartemen 31 lantai tersebut selesai.

Moch. Ilyas selaku Owner Chalidana Grup mengungkapkan, pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk berkomunikasi dengan warga kompleks perumahan yang berada tepat di belakang proyek tersebut.”Kami sedang turunkan tim untuk komunikasi dengan sejumlah warga. Sehingga kami bisa mendapatkan data siapa saja warga yang rumahnya retak dan selanjutnya memberikan kompensasi,” terangnya saat di kantor proyek Apartemen, Jumat (29/11/2019) sore.

Kompensasi seperti apa yang akan diberikan pihak Chaladina selaku developer kepada warga, ia mengaku bakal berkomitmen dan secepatnya memberikan kompensasi yang terbaik bagi warga sekitar. “Selama wajar dan tidak memberatkan, kompensasi itu pasti akan kami penuhi,” tambahnya.

Ilyas menjelaskan lebih jauh, selama proyek pembangunan tower tersebut, pihaknya juga mengaku tiga kali bersosialisasi dengan ratusan warga sekitar. Utamanya, warga Taman Tiara Regency tahap I.

Perusahaan yang 20 tahun lebih berkecimpung di bidang properti ini juga mengaku sudah mengantongi sejumlah izin terkait pembangunan proyek itu.

“Dipuluhan proyek yang sudah selesai, kami selalu berhati-hati dalam berbagai hal. Terkait pembangunan proyek ini, semua perizinan sudah clear. Mulai Amdal, siteplan hingga IMB,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Manager WIKA Gedung, Fahmi Hidayat mengungkapkan, di atas lahan sekitar dua hektare ini, rencananya akan didirikan tiga tower. Nah, saat ini, tower pertama dalam proses tahap pemancangan. “Proses pemancangan kami target hingga akhir bulan Desember,” tambah Fahmi.

Dikatakan, pembangunan tower 31 lantai ini akan dipasang sebanyak 240 titik pemancangan. “Sampai hari ini, progresnya sudah sebanyak 150 titik yang terpasang,” ujarnya.

Sebelumnya, ia mengaku sudah melakukan sejumlah observasi. Salah satunya terkait tanah di proyek tersebut. “Kita lakukan observasi tanah, dan hasil analisa kami, dampaknya sekitar radius 20 meter dari titik pancang. Alasannya, karena tertahan oleh saluran air dibelakang proyek,” ucap dia.

Jika tuntutan warga sekitar nantinya menginginkan kompensasi perbaikan dinding rumah yang retak atau lantai keramik yang pecah, nantinya metode perbaikan yang dilakukan adalah dengan cara di make up. Dan, pihaknya berjanji bertanggung jawab selama proyek ini berjalan. “Selepas proyek ini selasai, mohon maaf, bukan tanggung jawab kita,” pungkasnya

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Taman Tiara Regency tahap I yang berada di wilayah Kelurahan Pucang, Sidoarjo melakukan protes dan meminta proyek apartemen dihentikan.

Belasan warga menuntut kompensasi diberikan atas pembangunan proyek apartemen Safira City yang berada di Jalan KH. Mas’ud di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo pada Selasa, (26/11/2019) malam kemarin.

Disisi lain, perumahan ini berada di Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo Kota. Sementara proyek apartemen itu masuk wilayah Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Rumah warga yang diduga terdampak proyek tersebut lokasinya pas di perbatasan. Jarak proyek dan perumahan hanya terpisah sungai kecil dan jalan utama perumahan.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date