Wanita ini Dipukul, Dicekik Lalu Dibuang ke Sungai

Nganjuk, koranmemo.com – Satreskrim Polres Nganjuk menggelar reka ulang pembunuhan dengan korban warga Kediri yang jasadnya ditemukan mengambang di sungai. Rekontruksi ini digelar di pinggir Sungai Apur Desa Pandantoyo Kecamatan Kertosono, Jumat (7/9) siang.

Penemuan mayat tanpa identitas di Sungai Apur Desa Pandantoyo Kecamatan Kertosono pada Selasa (31/7) sekitar pukul 14.00 WIB lalu, belakangan Mrs X tersebut teridentifikasi bernama Etika Fahruniza (26) warga Dusun Bringin Desa Wonosari Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya Satreskrim Polres Nganjuk mengungkap pelaku pembunuhan yang menewaskan wanita yang bekerja pada pelayanan jasa penjualan online tersebut.

Ternyata, korban dibunuh oleh DA alias Cilon (24) warga Desa Garu Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk, lantaran korban tidak mau diajak bersetubuh.

“Korban dibunuh dengan cara dicekik lehernya yang sebelumnya wajahnya dipukul berkali-kali oleh pelaku. Kita gelar rekontruksi ini agar mengetahui secara detil dari proses awal pembunuhan ini dan ada 16 adegan rekonstruksi,” ujar Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, Jumat (7/9).

Pantauan koranmemo.com selama proses rekonstruksi itu, berawal saat Cilon yang memperagakan membonceng korban dengan sepeda motor dan berhenti di pinggiran Sungai Apur. Saat itu menggambarkan hendak melakukan persetubuhan dengan korban. “Korban berontak karena tak mau diajak bersetubuh,” beber Dewa.

Selanjutnya, Cilon menampar wajah korban berkali-kali hingga dia terjatuh di dekat jembatan yang terbuat dari rel kereta api tersebut. Saat jatuh itulah tersangka mencekik korban hingga sekarat.

Dalam keadaan sekarat, korban diseret ke atas jembatan dan dibuang ke sungai. Selang tiga hari kemudian, mayat korban ditemukan oleh Firman Hidayat (43) Kepala Desa Pandantoyo pada Selasa (31/7) sekitar pukul 14.00 WIB. selanjutnya tersangka dapat diringkus.

“Ada enam belas adegan yang diperagakan tersangka. Rekontruksi ini guna melengkapi berkas perkara dan juga untuk mencocokkan keterangan dari pelaku,” pungkas Dewa.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date