Wali Kota Malang, Sutiaji Terkonfirmasi Covid-19

Malang, koranmemo.com – Wali Kota Malang, Sutiaji melalui akun instagram pribadinya (@sam.sutiaji) mengunggah video penjelasan hasil swab test dirinya yang telah terkonfirmasi positif Covid-19. Dalam vidio singkat tersebut dia juga berpesan untuk masyarakat Kota Malang untuk menjaga kesehatan, Selasa (1/12).

“Hasil lab kemarin malam, hasilnya kami dinyatakan positif. Kami sampaikan seluruh warga Kota Malang agar menjaga kesehatan dan tetap menerapkan 3M. Kami buat edaran seluruh ASN untuk 14 hari WFH separuh masuk separuh bekerja dari rumah dan bergiliran,” tutur Sutiaji dalam vidio tersebut.

Menurutnya sebelum melakukan swab test, dia melakukan rapid test terlebih dahulu dan dinyatakan non reaktif. Namun dia merasa kurang enak badan hingga memutuskan untuk beristirahat. Meskipun hasil rapid test nya non reaktif, dia berinisiatif untuk melakukan swab karena merasa kesehatan tubuhnya menurun.

“Mohon doanya dan mudah-mudahan kami bisa aktivitas kembali. Karena masih banyak PR-PR besar yang harus saya lakukan. Sekali lagi yang saya minta dan saya haruskan adalah kesehatan yang terpenting, jaga diri, imunnya dijaga jangan terlalu banyak capek, karena ketika capek imunnya turun, disitulah bersarangnya virus,” kata Sutiaji.

Sementara itu, Nur Widianto, Kabag Humas Kota Malang menuturkan riwayat Sutiaji terpapar Covid-19 belum bisa dipastikan karena banyaknya aktivitas Kewalikotaan yang dilakukan. Dia menyampaikan Wali Kota Malang tersebut melakukan kerja secara WFH mulai Senin (23/11).

Padatnya aktivitas Sutiaji dengan berbagai komunitas dan tamu yang tidak hanya dari Malang tapi juga dari luar kota juga menjadi salah satu potensi yang diduga salah satu riwayat paparan Covid-19.

“Jadi kalau kami coba melakukan tracing secara global, ada aktivitas yang coba kami cermati satu diantaranya pada saat ada kegiatan di Batu, itu kan diikuti kepala daerah, yang bertepatan beliau berinteraksi aktif saat itu dengan Alm. Bupati Situbondo,” tutur Nur.

Dia menambahkan, Pemkot Malang mulai memberlakukan WFH pada 30 November bagi ASN. Kunjungan maupun tamu dari luar kota pun untuk sementara waktu juga ditiadakan.

“Langkah yang diambil, Pemkot Malang mulai kemarin per 30 November, dan mulai hari ini kita lakukan WFH. Namun tidak menutup total. Ada pengaturan dan pembagian ASN yang WFH dan WFO, dan juga sudah dilakukan desinfektan,” ujarnya.

Reporter : Mokhammad Sholeh
Editor : Della Cahaya