Waktu Belajar di Rumah Diperpanjang, UTK Kena Imbas

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memutuskan untuk menambah masa belajar siswa di rumah. Sebelumnya, siswa mulai PAUD sampai SMA sederajat dijadwalkan belajar di rumah mulai 16 sampai 29 Maret, namun diperpanjang hingga 5 April mendatang.

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur juga mengirimkan surat Nomor 420/1880/101.1/2020, menindaklanjuti Surat Kepala Disdik Provinsi Jawa Timur Nomor 420/1815/101.1/2020 tertanggal 18 Maret 2020 lalu, tentang Pemantauan dan Tindak Lanjut Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di satuan pendidikan.

Bahkan, tidak hanya pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) siswa SMA sederajat yang terkena imbas, Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) siswa SMK sederajat juga ditunda. Menurut Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur wilyah Kabupaten dan Kota Kediri, Sidik Purnomo, hall tersebut dikarenakan adanya penunda kunjungan ke Tempat Ujian Kompetensi (TUK).

“Menindaklanjuti Surat Pemberitahuan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Nomor 420/1880/101.1/2020 tanggal 21 Maret 2020 lalu, perihal Tindak Lanjut Antisipasi COVID-19 di satuan pendidikan, maka kami sampaikan kegiatan Visitasi TUK dan Pelaksanaan ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” jelasnya, Senin (23/3).

Meskipun demikian, siswa diharapkan tetap mempersiapkan diri dengan mempelajari materi yang sudah diberikan baik di sekolah maupun di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), salah satunya saat melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL). “Mereka sudah mendapat materi dan pengalaman selama PKL, kalau ada yang kurang jelas nanti bisa berkomunikasi dengan guru pembimbing,” tuturnya.

Selain itu, Khofifah, saat konferensi Pers di Gedung Negara Grahadi, Minggu (22/3) juga menyampaikan perubahan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Selama seminggu ke depan, diputuskan bahwa ASN sehari kerja di kantor dan sehari kerja di rumah masing-masing dan tetap berkoordinasi dengan pimpinan Organisai Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date