Viral, Pencurian Mikrofon Milik Musala Terekam CCTV

Jombang, koranmemo.com – Kabar pencurian mikrofon milik salah satu musala di Kecamatan Diwek, viral di media sosial serta di grup WA. Hal ini membuat aparat polsek setempat turun tangan melakukan penyelidikan.

Usut punya usut, ternyata aksi pencurian terjadi di Musala Imam Syafii, yang ada di Dusun Kayen Desa Kayangan Kecamatan Diwek. Dari rekaman CCTV yang telah diamankan polisi, dapat diketahui jika aksi pencurian terjadi Rabu(26/6) sekitar pukul 09.47 WIB.

Kapolsek Diwek AKP Bambang Setyo Budi mengatakan, rekaman CCTV telah diamankan pihaknya untuk kemudian dipelajari. Hal ini dimaksudkan untuk mengenali pelaku.

“Termasuk juga untuk upaya mengenali plat nopol sepeda motor yang digunakan pelaku yang terekam CCTV,” kata AKP Bambang, Minggu (30/6).

Kapolsek juga berpesan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika melihat atau menjumpai orang dengan gelagat mencurigakan. “Kami berupaya untuk mengenali pelaku yang kemudian dilakukan pencarian,” sambungnya.

Budi Al Ashad (46), pemilik musala mengaku baru tahu jika mikrofon musala hilang saat akan melakukan adzan magrib. “Saat akan ambil mikrofon, ternyata sudah tidak ada. Saya kemudian memeriksa rekaman CCTV dan ternyata diambil orang tidak dikenal,” ujarnya.

Budi mengaku, di musala miliknya terpasang 3 unit kamera pengintai CCTV. Hal ini dilakukan untuk mengawasi kondisi sekitar musala. “Beredar kabar juga jika aksi pencurian mikrofon  terjadi di beberapa musala lainnya,” tutup Budi.

Sementara itu, pengamatan wartawan dari rekaman CCTV berdurasi 1 menit 56 detik, aksi pencurian mikrofon diawali dengan masuknya pria tidak dikenal ke dalam musala.

Di dalam musala, pria tak dikenal yang mencangklong tas ransel serta mengenakan pakaian dibalut sweater abu-abu bermotif garis hitam ini terpantau meraih mikrofon lalu menaruhnya di lantai berbalut karpet.

Sejurus kemudian, pria tersebut seperti melaksanakam salat 2 rakaat dengan gerakan tergesa-gesa. Usai salat, dia lantas mengambil  mikrofon lalu kemudian dimasukkan ke dalam tas ransel lalu bergegas pergi meninggalkan musala.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date