Utamakan Program Ketahanan Pangan

Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari

Kediri, koranmemo.com – Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi masyarakat sampai dengan perorangan. Hal ini tercermin dengan tersedianya pangan yang cukup baik dalam jumlah maupun mutunya. Yaitu aman, beragam, bergizi,merata terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama,keyakinan dan budaya masyarakat untuk hidup sehat,aktif,produktif secara berkelanjutan.

Sedangkan aspek ketahanan pangan ini meliputi aspek distribusi dan terjangkau,aspek kunsumsi mutu dan keamanan pangan. Sementara tugas,pokok dan fungsi meliputi ketersediaan pangan,distribusi ataupun akses pangan, serta kunsumsi mutu dan keamanan pangan.

Itulah program utama Bupati Kediri Dokter Hj. Haryanti Sutrisno. Program ini telah dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri yakni dengan adanya peningkatan ketahanan pangan yang mendukung : 1.Pertumbuhan pengembangan desa pariwisata mandiri pangan.2.  Optimalisasi pekarangan melalui konsep Kawasn Rumah Pangan Lestari (KRPL) berbasis pertanian terpadu.  3.Pemberdayaan masyarakat dalam penganekaragaman pangan lokal.4 Peningkatan mutu dan kualitas pangan.

Untuk target diharapkan,masyarakat sampai individu dapat terpenuhi kebutuhan pangan yang aman dan bergisi. Terkait hal ini Pemkab Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), melakukan terobosan dengan mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Bupati Kediri Dr Hj Haryanti Sutrisno melalui Krisna Setiawan Kepala Dinas Kumunikasi dan Informasi (Diskominfo) mengatakan, DKPP memprogramkan adanya bantuan bagi warga miskin dan sangat miskin memiliki lahan untuk bertanam sayur,  ikan dan memelihara unggas. Tentunya dengan adanya pendampingan dan pembinaan.

“Hal ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi agar mereka bisa berkreasi dan berinovasi mengembangkan bantuan yang telah diberikan. Sehingga hal ini bisa menjadi tambahan ekonomi dalam memberdayakan lahan kosong di rumah warga miskin. Nantinya dengan program KRPL ini derajad ekonomi bisa terdongkrak,” jelasnya.

 Ditambahkan, percontohan KRPL berbasis teknologi pertanian 2016 sudah di lakukan di dua desa seperti di Desa/Kecamatan Plemahan dan  di desa Poh Jarak Kecamatan Plosoklaten. Dimana dalam satu pekarangan rumah warga, ada tanaman beragam jenis sayuran,memelihara ikan  dan beternak unggas.

“Untuk tahun 2017 ini ada 40 KK dan sedang di survey verifikasi untuk dikembangkan adanya KRPL. Yang kita utamakan dari keluarga kurang mampu yang harus diberdayakan,keluarga mampu berdaya namun tidak punya biaya, keluarga punya dua anak namun kepala keluarga tidak punya pekerjaan tetap,” imbuhnya.(adv.pemkab Kediri)

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Gimo Hadi W