Usai Transaksi, Pengedar Pil Dobel L Diringkus

Kediri, koranmemo.com – Nur Sulishadi alias Adik (20) warga Dusun Jarakan Desa Nyawangan Kras, Jum’at (13/3) pukul 12.30 diringkus anggota Reskrim Polsek Kras di rumahnya. Pelaku diketahui pengedar di wilayah Kras dan sudah enam bulan mengedarkan pil LL. Pelaku ditahan di Polsek Kras. Saat ini masih menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Kras AKP Imron melalui Kasi Humas Bripka Didik menjelaskan, pelaku ini sudah lama diincar petugas karena mengedarkan pil dikalangan kuli batu. “ Adapun barang bukti yang kita amankan berupa 1000 butir pil dobel dan dikemas dalam plastik berisi kecil berisi 10 dan 20 pil dobel siap edar, 125 plastik  kecil dan 1 HP,” ujarnya.

Bermula dari petugas mendapatkan informasi adanya penjualan pil dobel L di wilayah Nyawangan Kras. Pil jenis ini diedarkan ke kalangan buruh tani, kuli bangunan dan sebagian pelajar. Petugas yang melakukan penyelidikan mengetahui kalau pengedar pil di wilayah Kras adalah Adek.

Petugas menggerebeg rumah pelaku yang sedang berada di rumah dan baru saja transaksi penjualan pil dobel L. Mengetahui petugas datang, pelaku berusaha kabur, namun karena rumah sudah dikepung petugas, pelaku menyerah dan diamankan. Pelaku digelandang ke Polsek Kras untuk diperiksa.

Di depan petugas yang memeriksanya, pelaku mengakui menjual barang haram ini sudah enam bulan dan diedarkan di wilayah Kras. Penjualanya dengan cara datang langsung ke rumah dan per telepon. Untuk harga  Rp.50.000 per 20 butir dan yang berisi 10 butir di jual dengan harga Rp.25.000, –

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya kini pelaku mendekam di tahanan Polsek Kras untuk proses hukum lanjutan. “Pelaku kita jerat pasal 197 Subs pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman 12 tahun kurungan,” imbuhnya.

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Achmad Saichu