Usai Transaksi, Pengedar Dobel L Diringkus

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru, Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk, lebih meningkatkan razia peredaran narkotika dan obat keras berbahaya (okerbaya).

Hasilnya, satu pengedar pil dobel L dapat ditangkap usai bertransaksi. Pelakunya, Ivan (20) tukang cetak batu bata warga RT 23/RW 10 Desa Ngrami Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk.

Dia diringkus petugas pada Senin (23/12/2019) sekitar pukul 03.30 WIB, di dalam sebuah rumah yang berada di Jalan Wilis 1 Kelurahan Ganungkidul Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

Selain meringkus tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa77 butir pil dobel  L, bekas bungkus rokok, dan sebuah ponsel sebagai sarana transaksi.

“Tersangka masih menjalani penyidikan di Mapolres Nganjuk untuk pengembangan kasus,” ujar AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk saat dikonfirmasi.

Sudarman menjelaskan, ditangkapnya pelaku berawal sebuah info yang diterima Tim Rajawali 19 jika akan ada transaksi pil dobel L di wilayah Kelurahan Ganungkidul Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

“Sejak pukul 23.00 WIB pada Minggu (22/12), unit opsnal sudah melakukan pengintaian di depan sebuah rumah Jalan Wilis 1. Ketika target sudah masuk rumah tersebut, baru dilakukan penggerebekan,” bebernya.

Waktu itu, kata Sudarman, petugas mengamankan dua orang pemuda, yakni Kim dan Ivan, saat duduk-duduk di dalam rumah. Saat dilakukan penggeledahan, Kim kedapatan menyimpan 76 butir pil dobel L yang dimasukkan dalam bekas bungkus rokok disimpan di saku jaket sebelah kiri depan.

Setelah diintrogasi, dia mengaku mendapatkan pil dobel L tersebut dengan cara membeli dari Ivan. Karuan saja Ivan langsung diringkus Tim Rajawali 19.

“Saat digeledah, ditemukan sebutir dobel L yang disimpan di dalam laci almari, dan sebuah ponsel yang digunakan untuk transaksi,” urai Sudarman.
Akhirnya, kedua pemuda tersebut dibawa ke kantor Polres Nganjuk bersama barang bukti untuk diperiksa lebih lanjut. “Tersangka, saksi berikut barang bukti diserahkan ke Unit I Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk proses penyidikan,” tukasnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso mengatakan, sebelumnya pihaknya menerima informasi jika pada perayaan tahun baru, akan ada drop-dropan pil dobel L dari luar daerah.

“Informasi kami tindak lanjuti dengan menggiatkan razia,” katanya.
Pujo menambahkan, dari hasil introgasi, tersangka Ivan mengaku mendapatkan pil dobel L dengan cara membeli dari seseorang yang sampai sekarang dalam pengembangan unit resmob resnarkoba. “Kami bertekad mengungkap bandarnya,” tegasnya.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu