Usai Diguyur Hujan Muncul Rekahan Tanah di Grogol, BPBD Minta Warga Waspada

Ponorogo, koranmemo.com – Hujan deras yang mengguyur kawasa Sawoo pada Kamis (12/12) sore kemarin, memunculkan fenomena rekahan tanah di Dukuh Kalisobo Desa Grogol Kecamatan Sawoo. Bahkan lebar retakan tanah sepanjang 20 meter itu mencapai 10 cm.

Fenomena retakan tanah ini tepatnya terjadi di depan rumah Slamet (49) warga Rt 02 Rw 02 Dukuh Kalisobo. Akibatnya, dapur dan tembok belakang rumah Slamet rusak akibat rekahan yang terjadi. Warga pun memasang bambu untuk mengukur kedalaman retakan yang diprediksi mencapai 50 cm.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono mengungkapkan, fenomena rekahan tanah di Desa Grogol dimungkinkan, akibat air hujan yang deras masuk ke dalam retakan kecil saat kamarau yang mengakibatkan retakan membesar. Kendati demikian pihaknya akan berkonsultasi dengan PVMBG untuk memastikan penyebab fenomena ini.” Ya karena setelah kemarau panjang lalu diguyur hujan, tanah yang semula kering berongga terus basah karena hujan. Kita akan berkonsultasi dengan pihak PVMBG Bandung terkait ini,” ujarnya, Jumat (13/12).

Kendati demikian, pihaknya meminta warga tetap waspada. Mengingat rekahan yang terjadi masih dijalur rekahan yang muncul di bukit di wilayah Trenggalek.” Kalau dilihat kan untuk wilayah kecamatan Sawoo yang berbatasan dengan Trenggalek memang terindikasi tanah retak. Tetap waspada mengingat hujan masih akan terjadi beberapa bulan kedepan. Untuk saat ini rekahan kita tutup dengan tanah agar air hujan tidak dapat masuk lagi,” pungkasnya.

Reporter Zainul Rohman
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date