Usai Didemo Suporter, Manajer dan Asisten Persik Kediri Mengundurkan Diri

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Setelah kalah melawan Persiraja Aceh di Stadion Brawijaya dan didemo suporter, Sabtu (14/3), Manajer Persik Kediri, Beny Kurniawan serta Asisten Manajer Persik, Hendra Setiawan menyatakan mundur, Rabu (18/3). Kabar ini mencuat setelah Beny mengunggah foto dengan keterangan pengunduran dirinya dari posisi manajer tim.

Menanggapi kabar tersebut, Presiden Klub, Abdul Hakim Bafagih mengatakan, keputusan tersebut diharapkan menjadi jalan terbaik baik klub. “Kami berharap keputusan ini membawa hal baik bagi kedua belah pihak. Tentu ini keputusan yang berat, kami akan segera mengumumkan pengganti Mas Benny,” jawab Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih.

Meski Beny beserta asistennya Hendra, telah menjadi pengurus sejak Liga 3 musim 2018 sampai promosi ke Liga 2 musim 2019 dan Liga 1 musim 2020, ternyata menurut Presiden pengalamannya belum mencukupi untuk mengarungi kompetisi musim ini. “Kompetisi Liga 1 memang sangat berat, jadi kami akan carikan pengganti yang profesional. Tidak mudah, kami akan umumkan secepatnya,” imbuh Abdul Hakim Bafagih.

Sementara itu, Hendra setiawan ketika coba dihubungi tidak berbicara banyak. Dia hanya menjelaskan jika mulai pagi kemarin sudah tidak menjabat sebagai Asisten Manajer, begitu pula Beny sudah mundur dari Manajer tim. “Per hari ini (kemarin) kami mundur, untuk selanjutnya  Presiden klub yang berwenang menjawab,” jawabnya singkat.

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor :  Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date