Usaha Wujudkan Petugas yang Profesional

Share this :

Simulasi Operasi Zebra Semeru 2016

Kecelakaan lalu lintas di depan Polres Tulungagung Jl Ahmad Yani Timur, Senin (14/11) pukul 09.30 WIB menyebabkan salah satu pengendara motor kritis. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor itu menjadi tontonan warga sekitar. Hal tersebut hanya sebuah gambaran simulasi penanganan kecelakaan lalu lintas menjelang operasi Zebra Semeru 2016, yang bakal digelar 16 sampai 29 November 2016 mendatang.

       Simulasi yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Tulungagung, Kompol I Dewa Gede Juliana memperagakan berbagai macam cara menangani kecelakaan lalu lintas.       Diantaranya mulai dari pengamanan lokasi, penandaan lokasi korban dan barang bukti, pertolongan kepada korban, serta olah tempat kejadian perkara.

Selain memperagakan kcelakaan lalu lintas, simulasi juga memperagakan razia kendaraan bermotor, yaitu memperlambat laju kendaraan, menghentikan laju kendaraan, pemeriksaan kendaraan dan surat-surat, serta proses tilang. Jika ada pengguna kendaraan yang melanggar, petugas diwajibkan untuk menunjukkan kesalahan pelanggar dan pasal yang dituduhkan, tanggal dan hari sidang.

Kapolres AKBP Bhirawa Braja Paksa melalui Waka Polres Kompol I Dewa Gede Juliana mengatakan berdasarkan surat telegram Kapolda Jatim nomor STR/1390/XI/2016/Roops tertanggal 24 Oktober 2016 tentang rencana garis besar pelaksanaan operasi kepolisian Zebra Semeru 2016, Operasi Zebra 2016 akan dilaksanakan selama 14 hari, dimulai pada tanggal 16 November 2016 pukul 00.00 WIB sampai dengan 29 November 2016 pukul 24.00 WIB. “Sasaran operasi yaitu pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan kemacetan,”ujarnya.

Perwira asal Pulau Dewata menjelaskan Operasi Zebra 2016 juga ditujukan kepada semua pengguna kendaraan bermotor agar meningkatkan kesadaran, disiplin, sikap dan etika dalam berlalulintas. Sedangkan lokasi Operasi Zebra nanti berada di jalan-jalan yang rawan dan berpotensi sering terjadi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Dewa panggilan akbrab I Gde Dewa Juliana menghimbau agar seluruh pengguna kendaraan bermotor sebelum berangkat agar melakukan pengecekan terhadap kelengkapan kendaraan dan surat-surat dan diharapkan mematuhi peraturan yang ada. Dan yang lebih penting tentunya hal tersebut dilakukan setiap akan berkendara bukan hanya waktu ada operasi.

Yang pasti, lanjut Dewa simulasi ini ditujukan agar anggota kepolisian dalam melayani dan mengayomi masyarakat tetap menjunjung nilai-nilai profesional dengan 5S (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun).(yop/Jb)