Upacara Ngembak Geni, Maknai Berserah Diri Kepada Tuhan YME

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Sehari setelah Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941, umat Hindu di Jombang menggelar upacara Ngembak Geni sehari. Upacara bermakna berserah diri pada Tuhan Yang Maha Esa ini digelar di Pura Amerta Buana di Dusun Ngepeh Desa Rejoagung Kecamatan Ngoro, Jumat (8/3) pagi.

Pengamatan di lokasi, sejak Jumat pagi umat Hindu dari berbagai desa berkumpul di pura. Tidak hanya orang dewasa, upacara Ngembak Geni juga diikuti remaja dan anak-anak.

Dengan dipimpin pemangku pura, umat Hindu memanjatkan doa dan pujian-pujian. Rangkaian acara diakhiri dengan Dharma Santi, yakni saling memaafkan antara satu dengan lainnya ditandai dengan saling berjabat tangan atau bersilaturahmi.

“Tujuannya kita berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita intropeksi diri terhadap perbuatab satu tahun penuh. Jika ada perilaku yang kurang baik, agar kedepan berperilaku yang lebih baik lagi,” kata Sukirno, pemangku Pura Amerta, diwawancarai usia acara.

Ditambahkan, selain tanda bebas beraktifitas kembali, upacara Ngembak Geni berarti terbebas dari api sehingga umat Hindu kini telah terbebas dari berbagai sifat angkara murka dan dapat kembali beraktifitas seperti sedia kala.

“Sebelumnya kami tidak boleh melakukan aktivitas yang berhubungan dengan unsur duniawi selama 24 jam atau melaksanakan brata penyepian. Seperti amati geni atau tidak boleh menyalakan api termasuk listrik, amati karya tidak boleh melakukan kegiatan diluar rumah termasuk bekerja, amati lelungan tidak boleh bepergian dan amati lelangunan tidak boleh membunyikan suara baik televisi, radio dan bahkan telepon genggam,” urainya.

Sukirno juga mengaku memanjatkan doa khusus berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang kurang beberapa minggu lagi atau tepatnya pada 17 April 2019, dengan harapan berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Semoga presiden dan wakil presiden beserta DPR (DPR RI, DPR Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, red) yang terpilih bisa membawa Indonesia semakin maju dan kondusif. Dan yang terpenting NKRI tetap utuh,” pungkasnya.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu