Upacara HUT RI di Kabupaten Madiun Digelar Minimalis

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Di tengah pandemi Covid-19, Peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 RI di Kabupaten Madiun, akan digelar secara sederhana dengan pola minimalis. Tidak ada gelar pasukan seperti tahun tahun sebelumnya.

Upacara peringatan detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera merah putih digelar terbatas dan dipusatkan di Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban. Hal itu merujuk Surat Edaran Kementrian Sekretariat Negara terkait rangkaian peringatan hari ulang tahun ke 75 Republik Indonesia tahun 2020.

“Upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini dilaksanakan secara khidmat, sangat sederhana dengan pola minimalis dengan mengedepankan protokol kesehatan,” ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, Kamis (6/8).

Undangan yang hadir pada puncak peringatan HUT RI dijelaskan Sigit hanya jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) , kepala OPD dan BUMD. Sedangkan petugas Paskibraka hanya melibatkan tiga orang yang diambil dari alumni tahun 2019.

Untuk para Aparatur Sipil Negara, pejabat kecamatan dan Desa akan mengikuti upacara secara virtual live dari Istana Negara di kantor masing-masing. “Kepala OPD dibagi dua pagi dan sore,”jelasnya.

Sementara itu kegiatan upacara HUT RI ditegaskannya hanya dipusatkan di ibukota Kabupaten. Untuk tingkat kecamatan ditiadakan. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus corona.
Dalam memperingati HUT RI yang berlangsung dengan khimat, masyarakat diminta untuk menghentikan aktivitas disaat peringatan detik detik proklamasi.

Pemkab Madiun juga mengimbau masyarakat untuk tetap menyemarakkan Hari Kemerdekaan dengan mengibarkan bendera merah putih dan umbul umbul di lingkungan masing masing.

Reporter Juremi
Editor Achmad Saichu