Ungkap Pembunuhan di Kebun Tebu, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kediri, koranmemo.com – Satreskrim Polres Kediri masih melakukan penyelidikan mengenai kematian Achmat Wahyu Sobirin (26). Pihak kepolisian telah melakukan otopsi terhadap korban untuk memastikan penyebab kematian. Dari hasil otopsi Polres Kediri memastikan jika Achmat merupakan korban pembunuhan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan saat dikonfirmasi, Kamis (25/1). Kapolres mengungkapkan dari hasil otopsi terdapat beberapa kerusakan dan luka pada tubuh korban. Luka tersebut diduga diakibatkan karena pukulan benda tumpul.

Kapolres mengungkapkan adapun kerusakan tersebut terdapat pada pangkreas korban. Dari hasil otopsi dinyatakan jika kerusakan tersebut terjadi akibat adanya pukulan di bagian perut korban. Selain itu dari hasil otopsi juga ditemukan luka memar di bagian mata dan mulut korban.

“Kita temukan beberapa luka akibat pukulan benda tajam. Selain itu korban juga mengalami luka bakar di bagian tubuhnya,” tegas AKBP Erick.

Lalu apakah Achmat merupakan korban pembunuhan? Mengenai hal tersebut AKBP Erick memastikan jika Achmat merupakan korban pembunuhan. Hal ini dilihat dari hasil otopsi yang diketahui banyaknya luka akibat benda tumpul dan luka bakar.

Bukti dari hasil otopsi itulah yang membuat pihak kepolisian yakin jika sebelum meninggal dunia Achmat dipukul menggunakan sebuah alat. Saat ini petugas masih menyelidikan apakah pelaku pelaku membakar korban terlebih dahulu atau membakar korban di lokasi perkebunan.

“Kita pastikan korban merupakan korban pembunuhan. Kita masih menyelidikan kasus ini dan masih mencari pelaku. Satreskrim Polres Kediri masih memeriksa saksi-saksi,” ungkapnya.

Ditambahkan saat ini petugas telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Mengenai motif pembunuhan AKBP Erick menegaskan saat ini petugas masih melakukan penyelidikan. Tim buser masih melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Kita semua berharap kasus ini segera terungkap dan pelaku semoga segera bisa ditangkap,” pungkasnya.

Reporter: Nuramid Hasyim

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.