Umat Hindu di Kediri Jalani Catur Brata Penyepian di Tengah Merebaknya Covid-19

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Umat Hindu mulai Selasa (24/3) pukul 24.00 melakukan proses Catur Brata Panyepian dan berakhir Kamis (26/3) pagi. Proses penyepian dilakukan di tengah merebaknya Virus Corona. Sebelum prosesi Panyepian ini umat Hindu yang tergabung dalàm Parisada Hindu Dharma Kabupaten Kediri (PHDI) Kabupaten Kediri melakukan Melasti di Waduk Siman Kepung.

Kemudian Selasa (24/3) dilakukan Tawur Kesanga dan Mecaru di Pura Agung Kerta Buana di Dusun Sawahan Desa Watugede Pumcu. Tawur Kesanga ini adalah upacara yang digelar setiap satu tahun sekali di pergantian tahun Saka dan tahun Tilam.

Bripka Agus Budiono pengurus PHDI kabupaten kediri mengatakan  prosesi sebelum lelaku brata panyepian sudah di lalui. Lelaku brata penyepian akan dilakukan umat  hindu 24 jam.

“Brata panyepian diantaranya amati Geni artinya tidak menyalakan api, lampu dan tidak boleh menyalakan cahaya, Amati Lelungan tidak boleh bepergian atau tetap di rumah untuk berdoa, Amati Karya tidak boleh bekerja dan tidak boleh beraktivitas di luar rumah dan Amati Lelanguan tidak boleh berhura hura dan tidak membunyikan suara,” jelasnya.

Selesai 24 jam melakukan tapa brata panyepian umat hindu akan merayakan kegembiraan dengan saling berkunjung ke rumah saudara dan tetangga.

Reporter Bakti Wijayanto

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date