Uji Nyali Lewat Tiban

Share this :
Para Pemain Tiban Yang Rata-Rata Masih Muda Ini Bersemangat (Parni/Memo)
Para Pemain Tiban Yang Rata-Rata Masih Muda Ini Bersemangat (Parni/Memo)

Trenggalek,Memo-Kesenian tradisional ternyata masih diminati masyarakat Trenggalek. Ini dibuktikan dengan gelaran tradisi tiban yang dihelat Karang Taruna Desa Jajar di lapangan Desa Jajar Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek, Minggu (7/9). Masyarakat memadati lokasi gelaran seni tradisi yang sarat tantangan dan uji nyali itu.

Saat berlaga para pemain harus mengikuti peraturan yang dibuat. Misalnya, pemain harus bergantian mencambuk menggunakan lidi yang di ambil dari pohon aren. Sasaran cambukan juga tidak sembarangan karena mereka dilarang mencambuk kaki dan kepala lawannya. Para pemain juga harus mengikuti bunyi gamelan yang mengiringi acara.

Meski mengalami banyak luka cambukan tapi para peserta seolah tidak merasakan sakit. Mereka tetap bergembira dan mengikuti acara hingga selesai. Di akhir laga, wasit meminta para pemain untuk berjabat tangan agar tidak ada dendam ataupun rasa permusuhan.

Ketua Karang Taruna Desa Jajar, Tatak (30) warga RT 1/ RW 1 Desa Jajar mengungkapkan gelar tradisi tiban dilakukan rutin tiap hari Minggu. Menurutnya, gelar tradisi ini banyak diminati anak muda karena menjadi tanda keberanian. ”Sekaligus menguji nyali para para pemainnya. Kegiatan ini sengaja digelar dengan tujuan untuk melestarikan tradisi tiban yang sudah langka dan hampir punah,” pungkasnya.(par/sus/haz)