Uang Atlet Rp 1,5 M Diduga Menyimpang

6 Jam Kantor KONI Digeledah

Blitar,Memo – Kantor KONI Kabupaten Blitar digeledah oleh Polres Blitar, Kamis (28/4) mulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Penggeledahan itu terkait dugaan penyimpangan uang atlet sebesar Rp 1,5 miliar. Dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Lahuri SH.

Petugas mengamankan pengledahan KONI blitar.(arief/Memo)
Petugas mengamankan pengledahan KONI blitar.(arief/Memo)

Informasi yang dihimpun, penggeledahan Kantor KONI selama enam jam itu terkait dugaan penyimpangan uang atlet senilai Rp 1,5 miliar, setahun lalu (2015). Saat itu KONI mendapat bantuan dari APBD Pemkab Blitar sebesar Rp 3 miliar.

Dari dana Rp 3 miliar itu, sebesar Rp 1,5 miliar dipakai  membiayai pengiriman atlet saat berlangsung Pekan Olahrapa Provinsi  (Porprov) di Banyuwangi 2015. Saat itu KONI  mengirim sebanyak 300 atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor), seperti bola voli, sepak bola, bulu tangkis, renang, dan  lainnya.

“Dari dana Rp 1,5 miliar itu ditengarai tak bisa dipertanggungjawabkan semua. Sebab, pengiriman atlet  Porprov saat diperkirakan hanya Rp 500 juta. Namun dalam pertanggungjawabannya, dilaporkan sebesar Rp 1,5 miliar,” kata AKBP Slamet Waluya, Kapolres Blitar di sela memimpin penggeledahan Kantor KONI.

Sementara sisa dana Rp 1,5 miliar dipakai kegiatan lainnya. “Kami masih kosentrasi pada penyidikan terkait dana yang terpakai buat biaya pengiriman atlet ke Porda,” ungkapnya.

Dwi Wahyu Hadi Santoso, Ketua KONI Kabupaten Blitar, mengatakan, memang pada 2015 itu KONI dapat bantuan dana APBD Rp 2,5 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Sedang dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), KONI mendapat Rp 500 juta sehingga totalnya Rp 3 miliar.

“Dana itu sudah kami salurkan semua ke cabor dan saya  nggak menyimpan dana KONI. Namun, kok digeledah seperti ini. Ya, sudah kami manut saja,” tutur Dwi dikonfirmasi di sela penggeledahan.

Seperti diketahui, Kamis (28/4), Polres menggeledah Kantor KONI Jl S Supriadi, Kota Blitar dan hasilnya membawa empat kerdus berisikan dokumen serta data dan satu kantong plastik yang berisikan puluhan stempel .(rif)

 

Follow Untuk Berita Up to Date