Tutup Seminggu Akibat Stafnya Terpapar Covid-19, Kantor Kec. Kedungwaru Dibuka Kembali

Share this :

Tulungagung, Koranmemo.com – Usai ditemukan beberapa staf di Kantor Kecamatan Kedungwaru yang terpapar Covid-19 dan diminta untuk tidak beroperasi selama satu minggu, mulai Senin (19/10) Kantor Kecamatan Kedungwaru sudahbbuka kembali.

Camat Kedungwaru Hari prasetijo mengaku, sebenarnya selama ini pihaknya sudah memulai pelayanan menggunakan sistim daring. Namun untuk beberapa pelayanan seperti pertanahan atau pelayanan lain yang tidak bisa menggunakan sistim daring, sehingga pihaknya baru bisa memberikan pelayanan pada hari ini lantaran diharuskan untuk menutup pelayanan selama seminggu.

“Tidak ada antrean yang menumpuk, tadi yang kesini mengurus pelayanan ya cuma pelayanan yang tidak bisa melalui sistim daring, seperti jual beli tanah dll tidak bisa daring karena harus tanda tangan. Kalau SKCK, keterangan pindah, keterangan menikah bisa daring,” ungkap Hari, Senin (19/10).

Selama masa libur, Hari mengaku sudah melakukan penyemprotan dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan BPBD Tulungagung di semua ruangan sebanyak 4 kali termasuk area luar Kantor. Tak hanya itu, dikarenakan ditemukannya beberapa staf yang dinyatakan terkonfirmasi positif, lantas dirinya semakin ketat dalam memperhatikan protokol kesehatan utamanya physical distancing dan penggunaan masker. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi staf atau bahkan pengunjung kantor Kecamatan yang juga tertular Covid-19.

“Sebenarnya dari awal kami sudah berupaya secara ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Maka kali ini kami tidak ingin kecolongan lagi, penerapan protokol kesehatan juga akan diperketat lagi,” tegasnya.

Heri membeberkan, staf pertama yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 merupakan staff humas. Menurutnya, staff tersebut memiliki riwayat penyakit berupa sesak hafas. Saat dibawa ke rumah sakit dan diopname serta di swab akhirnya dinyatakan positif Covid-19. Setelah itu Dinkes melakukan tracing pada seluruh staff di kantor kecamatan dan keluarganya, dihasilkan empat orang dari staff lain juga terkonfirmasi positif.

“Sebenarnya dari kelima staf itu, cuma dua orang yang satu ruangan. Tapi kelima orang itu memang sering ketemu buat sekedar ngobrol,” jelas Hari.

Kendati demikian, menurut Hari saat ini orang masih dirawat di RSUD dr. Iskak lantaran memiliki penyakit penyerta. Sedangkan empat orang sisanya masih berada di rusunawa IAIN Tulungagung untuk menjalani karantina. Menurutnya, tugas-tugas dari kelima staffnya yang saat ini masih dalam perawatan masih bisa dihandle oleh staff lain.

“Contoh, hari ini kami melakukan gladi bersih pelantikan perangkat di Mangunsari. Namun karena Kasi dan dua staffnya masih dikarantina, jadinya sudah ada yang handle 2 orang staff lain,” tutupnya.

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Achmad Saichu