KAI Tutup Perlintasan Jalur Kereta Ilegal di Ngawi

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – PT KAI (Persero) menutup sejumlah perlintasan jalur kereta ilegal di wilayah Kabupaten Ngawi. Proses penutupan saat ini sudah dilakukan dengan cara memasang pelang balok beton serta dipasang rambu larangan untuk melintas.

“Tahun 2020 ini ada 5 perlintasan ilegal yang ditutup. Penutupan ini mengacu pada UU No 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian,” kata Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, Selasa (28/7).

Pihaknya menegaskan akan terus menutup dan mengantisipasi adanya perlintasan yang akan dibangun oleh warga tanpa izin ini. Sebab, pembangunan perlintasan tanpa izin berpotensi membahayakan warga yang melintas.

“Saat ini di wilayah Daop 7 madiun ada 76 perlintasan yang terjaga oleh petugas KAI, antara lain 3 perlintasan dijaga oleh pemerintah daerah dan 113 perlintasan tak terjaga,” katanya.

Reporter Andika Abdilah/Juremi
Editor Achmad Saichu