Tuntut Pengusutan Pornoaksi

Tulungagung, koranmemo.com – Puluhan umat Islam yang tergabung dalam Aliansi Muslim Tulungagung Bersatu (AMTB), Jumat (16/12) mendatangi Mapolres Tulungagung, guna melaporkan adanya dugaan pornoaksi yang dilakukan oleh sejumlah klub motor dengan menampilkan sexy dancer pada kegiatan di gedung olah raga (GOR) Lembu Peteng beberapa hari lalu.

Aksi dimulai seusai salat Jumat sekitar pukul 14.00 WIB terpusat di Masjid Al Munawar Tulungagung. Seluruh peserta yang mengenakan atribut bendera merah putih serta membentangkan spanduk, melakukan aksi longmarch menuju ke Mapolres Tulungagung sambil mengumandangkan salawat nabi.

Setiba di depan pintu gerbang mapolres, massa AMTB disambut langsung oleh Wakapolres Tulungagung Kompol I Dewa Gde Juliana. Beberapa perwakilan diperkenankan masuk ke ruangan.

Koordinator aksi, Hery Widodo mengatakan, kedatangan AMTB ke polres untuk melaporkan dugaan terjadinya pornoaksi dan pornografi di Tulungagung, yang tidak hanya dilakukan oleh dua klub sepeda motor beberaspa hari yang lalu di wilayah Tulungagung, namun sudah banyak terjadi. “Seperti yang terjadi di GOR Lembu Peteng, selain itu di waduk Wonorejo yang actionnya lebih besar dan parah justru tidak pernah terdeteksi dan ini juga kita ungkap. Ada apa dengan Tulungagung yang semakin hari semakin lama kegiatan pornoaksi dan pornografi luar biasa,” ujarnya.

Heri menyatakan, berdasarkan temuannya ada sekitar lima kejadian yang memiliki alat bukti, dan bisa disampaikan ke polres. “Sekaligus manajemen pelaksana sexy dance juga dilaporkan ke polres. Yang kita laporkan tentang pelanggaran undang undang nomor 44 tahun 2008 serta undang-undang informasi transaksi elektronik (ITE) tentang pengunggahan video maupun foto berbau pornografi,” jelasnya.

Terpisah, Wakapolres Tulungagung Kompol I Dewa Gde Juliana mengatakan, pelaporan dari AMTB sudah diterima dan akan dipelajari nantinya, dan tahapan kedepan akan disampaikan kembali. Kata Dewa, pada intinya aliansi ini hanya membantu untuk memonitor wilayah Tulungagung dan ingin bekerjasama dengan polres untuk menciptakan suasana yang aman. “Ya nanti kita pelajari dulu, melakukan penyelidikan dan memeriksa bukti yang ada, dan melihat unsur – unsur pidana,” jelasnya.

Dewa menambahkan, untuk kejadian dugaan aksi pornografi yang terjadi di GOR Lembu Peteng pada Minggu (11/12), pihaknya sudah melakukan tindakan pemeriksaan. “Nanti untuk perkembangan akan disampaikan,” pungkasnya.(den/Jb)

 

Follow Untuk Berita Up to Date