Tunjangan DPRD Tulungagung Naik 20 Persen

Tulungagung, koranmemo.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung akan mendapatkan tunjangan lebih tinggi dibanding sebelumnya. Pasalnya, pengajuan kenaikan tunjangan tahun lalu akan disetujuai tahun ini.

Sekretaris DPRD Kabupaten Tulungagung, Budi Fatahillah Mansyur mengatakan, proses kenaikan tunjangan anggota DPRD sudah diusulkan ke Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Realisasinya tinggal menunggu Peraturan Bupati (Perbup) disetujui oleh Bupati Tulungagung.

“Kalau Perbupnya sudah disetujui, tahun ini sudah terealisasi,” ujarnya saat ditemui di kantor Sekwan DPRD Kabupaten Tulungagung, Senin (13/1).

Budi menambahkan, kenaikan tunjangan itu terjadi pada dua pos. Yakni, tunjangan perumahan naik sekitar 20 persen, dan tunjangan transportasi. Untuk tunjangan kinerja pimpinan, dari sebelumnya Rp 18.300 naik menjadi Rp 23 juta, sedangkan anggota dari Rp 15.300 naik menjadi Rp 20 juta.

“Tunjangan transportasi hanya untuk anggota saja. Pimpinan sudah mendapatkan kendaraan dinas. Naiknya juga tidak banyak, dari Rp 8,8 juta menjadi Rp 10,2 juta,” terangnya.

Kenaikan tunjangan tersebut ditambah gaji pokok tertinggi Ketua yakni Rp 2,1 juta pendatan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung rata – rata setiap bulan kisaran Rp 29 juta sampai Rp 30 juta. “Tertinggi gaji pokok ketua itu hanya Rp 2,1 juta, kalau anggota sekitar Rp 1,700 juta per bulannya,” tambah Budi.

Terpisah, Saiful Bakri Kepala Bagian Hukum Pemkab Tulungagung mengatakan, Perbup tersebut sudah dalam pembahasan. Bahkan, kini tinggal menunggu tanda tangan Bupati. “Sudah, tinggal persetujuan Bupati,” katanya singkat.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Chidmadyantoro enggan menjawab terkait pos yang telah dianggarkan untuk kenaikan tunjangan DPRD. Pasalnya sejauh ini pihaknya belum menerima surat resmi kenaikan tunjangan tersebut dari DPRD.

“Nanti menyesuaikan kekuatan APBDnya bagaimana. Jika sudah disetujui sama Pak Bupati, nanti bisa saja ditambahkan saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK),” katanya.

Reporter Zayyin Multazam sukri

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date