Tunggu Pembeli di Depan Stasiun Ngadiluwih, Pengedar Pil Dobel L Disergap Polisi

Kediri, koranmemo.com  – Dwi Utomo alias Mbah (42) mengaku warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota, Kota Kediri, Minggu (30/8) malam disergap anggota Reskrim Polsek Ngadiluwih di depan Stasiun Ngadiluwih, saat menunggu pembeli pil koplo yang ia bawa.

Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti berupa 1472 pil dobel L,HP, uang 100.000 dan motor miliknya. Kini pelaku ditahan dan diperiksa di Polsek Ngadiluwih.

Kapolsek Ngadiluwih AKP H. Mukhlason melalui Kasi Humas Aiptu Anwar Sanusi menjelaskan, pelaku ini sudah lama jadi incaran polisi dan mengedarkan pil di Ngadiluwih dan Kota Kediri. ” Masih kita periksa dan kita kembangkan kemungkinan ada jaringan di Ngadiluwih,” ujarnya.

Bermula dari petugas yang mendapatkan informasi akan adanya transaksi pil dobel L dalam jumlah besar di Ngadiluwih. Mendapat informasi ini, petugas melakukan penyelidikan. Sesampainya di depan Stasiun Ngadiluwih, petugas mengetahui pelaku berada dekat sepeda motornya. Tak ingin buruan lolos petugas meringkusnya.

Ketika digeledah didapati ribuan pil dobel siap edar dan terbungkus dalam beberapa bungkus rokok. Pelaku segera digelandang ke Polsek Ngadiluwih untuk diperiksa. Di depan petugas yang memeriksanya, pelaku mengakui perbuatanya menjual, menyimpan dan memiliki pil haram ini selama beberapa bulan. Pil ini dijual dengan harga Rp 5.000 per 8 butir dan dijual di Ngadiluwih dan Kota Kediri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya kini pelaku mendekam di tahanan Polsek Ngadiluwih untuk prosed hukum selanjutnya. “Pelaku kita jerat pasal 197 subs. Pasal 196 UURI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman diatas 8 tahun, ” imbuhnya.

Reporter Bakti Wijayanto
Editor Achmad Saichu