Tulungagung Belum Ramah Disabilitas

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Sejumlah penyandang disabilitas mendatangi kantor DPRD Kabupaten Tulungagung. Mereka melakukan hearing bersama DPRD dan dinas setempat terkait fasilitas di Kabupaten Tulungagung yang belum ramah disabilitas.

Didik salah satu perwakilan penyandang disabilitas Tulungagung merasa, teman – teman disabilitas belum mendapatkan akses yang sama dengan warga lainnya. Mulai  fasilitas umum yang belum  ramah disabilitas, hingga aksebilitas terutama bantuan – bantuan dari pemerintah yang belum menyentuh warga berkebutuhan khusus tersebut.

“Kami berharap mendapatkan aksebilitas yang sama dengan warga lainnya. Jangan sampai jika ada bantuan seperti bantuan sosial kami sering dilewati. Itu tadi yang kami sampaikan dalam hearing ini tadi,” ujarnya usai hearing di ruang aspirasi DPRD Kabupaten Tulungagung, Senin (2/3).

Sementara itu, Asrori Ketua Komisi C DPRD Tulungagung mengaku, sudah menampung semua aspirasi dari kelompok disabilitas tersebut. Pihaknya akan mengingatkan eksekutif untuk memberikan akses yang sama terhadap warga berkebutuhan khusus.

“Kami berterima kasih atas kedatangan rekan – rekan disabilitas ini tadi. Setidaknya kami sudah memiliki rancangan apa saja yang dibutuhkan oleh mereka. Kedepan agar tidak salah sasaran,” ujarnya.

Politisi dari Partai Golkar itu menyebut, Kabupaten Tulungagung sampai saat ini belum ramah disabilitas. Asrori melihat, belum ada fasilitas umum maupun layanan lainnya yang ramah terhadap disabilitas.

“Kita belum melihat ada fasilitas khusus untuk disabilitas, mulai fasilitas umum belum ada ramah disabilitas, tempat ibadah, terus trotoar juga belum ada yang ramah disabilitas. Bahkan dj gedung DPRD ini saja belum ramah disabilitas, ada tangga tapi tidak ada jalur khusus untuk disabilitas. Kedepan akan kita usulkan ini agar Kabupaten Tulungagung ramah penyandang disabilitas,” jelasnya.

Tulungagung ramah disabilitas sejauh ini masih dalam pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda). Berbeda dengan daerah – daerah lainnya yang sudah memberikan layanan khusus terhadap penyandang disabilitas.

“Masih kita bahas Raperdanya, sepertinya tidak bisa tahun ini. Karena masa sidang pertama sudah selesai. Tetap harapan kita teman – teman disabilitas bisa mendapatkan akses yang sama dengan warga lainnya,” tandas Asrori.

Reporter Zayyin multazam sukri
Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date