Ini Tiga Tujuan Perubahan Wajah Jalan Ahmad Yani

Nganjuk, koranmemo.com – Persiapan proyek trotoar Jalan Ahmad Yani terus berlanjut. Wisata belanja yang rencananya akan diberi nama Koridor Ahmad Yani ini digadang-gadang akan menjadi salah satu ikon Kabupaten Nganjuk.

Suharono, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Nganjuk mengatakan, tujuan pertama dibangunnnya kawasan Ahmad Yani adalah supaya kawasan Ahmad Yani menjadi pusat kota dan perdagangan.

Kedua, mewujudkan visi dan misi Bupati Nganjuk dalam hal pembangunan infrastruktur di Nganjuk, yakni memperbaharui sekaligus mempercantik wajah kota bayu ini. Terakhir, memperbaiki psikologis masyarakat.

“Selama pandemi Covid-19 ini, masyarakat mengalami perubahan pola hidup. Perekonomian masyarakat juga terus menurun. Untuk mengembalikan gairah masyarakat, kami bangun ini untuk dimanfaatkan tahun depan,” kata Suharono.

Baca Juga: Penertiban Calon Trotoar Ahmad Yani, Pepohonan Dipindah

Suharono memaparkan, sepanjang trotoar dari alun-alun sampai Taman Nyawiji akan diubah. Trotoar diperlebar hingga 3,5 meter dan sepanjang trotoar akan diberikan tempat jalan khusus penyandang disabilitas, tempat duduk untuk bersantai dan lampu-lampu. “Orang tua bisa duduk-duduk di bangku, sambil mengawasi anak-anak membeli jajanan,” tambah Suharono.

Proyek ini akan menghabiskan dana Rp 9 miliar. Namun yang saat ini diselenggarakan masih Rp8,4 milyar. “Tanggal 15 September lalu mulai teken kontrak, sekaligus persiapan pembangunan. Kami berkomitmen akhir tahun ini, pengerjaan proyek selesai,” pungkas Suharono.

Reporter: Inna Dewi Fatimah

Editor: Della Cahaya