Truk Nyangkut Rel, Perjalanan 2 KA Terhambat Dua Jam

Tulungagung, (koranmemo.com)- Gara-gara truk L 8157 UW milik PT. Grogol Sarana Trans Jaya yang mengangkut crain menyangkut rel kereta api (KA) pada Jumat (8/12) pagi, arus lalu lintas di jalur provinsi tepatnya Jalan I Gusti Ngurah Rai Kelurahan Bago Kecamatan Tulungagung mecet selama dua jam.

Kemancetan tersebut berada di sisi barat. Pengguna jalan di sebelah timur ikut berhenti untuk melihat bahkan mengabadikan momentum tersebut. “Dua jam truk baru bisa dievakuasi,” kata Kapolres AKBP Yong Ferrydjon saat meninjau lokasi.

Ferry mengatakan, kejadian bermula ketika truk pengangkut crain tersebut hendak melintas dari arah selatan menuju ke utara (Kediri). Namun ketika di lokasi tiba-tiba kendaraan berhenti. “Jadi berhentinya mendadak, seperti tersangkut,” katanya.

Kemudian setelah dicek ternyata benar, bagian tengah bawah truk tersebut tersangkut rel kereta api sehingga truk tidak bisa berjalan. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah selatan ke utara (Kediri) terganggu.

Bahkan dua kereta api Singosari jurusan Malang dan kereta api Brantas jurusan Surabaya terganggu perjalanannya. “Yang jelas pengemudi truk tersebut lalai, seharusnya pengemudi bisa memperhitungkan tinggi kendaraan sebelum melintasi perlintasan kereta api itu,” ujarnya.

Karena jelas melanggar, sopir truk tersebut akhirnya ditilang. Selanjutnya, pasca truk dievakuasi pengemudi dan kendaraan sementara diamankan di SPBU yang tak jauh dari lokasi. “Sementara sopir dan kendaraan kita amankan. Kita periksa dulu,” tegasnya.

Kepala Stasiun Tulungagung Murdiono mengatakan, pihaknya akan meminta ganti rugi terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh truk pengangkut alat berat tersebut. Karena, akibat kejadian itu lalu lintas kereta api dari dan menuju Tulungagung terganggu. “Pasti, kita akan ajukan ganti rugi,” katanya.

Dari kejadian tersebut, kereta api Singosari jurusan Malang harus berhenti di Stasiun Tulungagung. Sedangkan kereta api Brantas jurusan Surabaya menunggu di sebelah timur lokasi. Kedua kereta api tersebut harus menunggu sekitar dua jam karena masih proses evakuasi dan perbaikan jalur.

Reporter: Yoppy Sandra Wijaya

Editor : Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.