Tragis ! Siswi SD di Ngawi Diduga Meninggal Setelah Divaksin Difteri

Ngawi, koranmemo.comAlhaz Celsia Rua (7), siswi SDN 2 Tawun Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, diduga meninggal dunia setelah divaksin difteri di sekolahnya.
Ibu Alhaz Celsia, Sumami mengatakan, putrinya mendapat imunisasi di sekolahnya pada Selasa 27 Pebruari lalu. Kemudian, anaknya langsung mengeluh pusing dan mual serta demam tinggi yang akhirnya dibawa pulang.

Pagi harinya, baru dibawa ke Puskesmas Kasreman. Dan disuruh dibawa ke Rumah Sakit Widodo. Hingga akhirnya meninggal.
“Anak saya tidak punya riwayat sakit. Sebelum berangkat sekolah juga makan banyak, setelah diimunisasi malah sakit dan kemudian meninggal,” ungkapnya sembari meneteskan air mata.

Kepala SDN 2 Tawun saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa salah satu siswinya diduga meninggal pasca disuntik vaksin difteri. “Setahu kami awalnya sehat. Pihak sekolah tahu kalau korban meninggal dari orang tuannya,” tuturnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi Yudhono yang saat itu mendatangi rumah duka tak mau disalahkan. Dia berkilah meninggalnya Alhaz Celsia Rua diduga akibat terserang radang otak. “Banyak anak yang divaksin juga biasa saja,” kilah Plt Kadinkes Ngawi Yudhono.

Hingga jenazah dimakamkan, belum ada keterangan resmi apakah kasus tersebut akan diusut secara hukum atau tidak. Kendati di beberapa daerah sudah banyak balita/anak diduga meninggal dunia pasca divaksin difteri, seperti dilansir sejumlah media.

Reporter: Dika Abdillah/Juremi
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date