Tradisi Ramadan, Warga Wonoplintahan Santuni Anak Yatim Piatu

Share this :

Sidoarjo, koranmemo.com – Sudah menjadi tradisi setiap tahunnya di bulan Ramadan, warga Desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur membagikan santunan kepada anak yatim piatu di desa setempat.

Kegiatan tersebut dikelola oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan didukung oleh unsur pemerintahan desa Wonoplintahan Prambon Sidoarjo.

Ketua panitia santunan, Sunandar menyatakan terima kasih kepada seluruh dermawan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan dukungan pemerintahan desa yang selalu Istiqomah dalam kegiatan ini.

Dikatakan, santunan ini bertujuan agar anak yatim piatu lebih semangat dan termotivasi menjadi generasi yang berkualitas.

“Kami berharap agar uang yang diterima dipergunakan untuk kegiatan dan keperluan yang bermanfaat. Semoga ananda menjadi anak yang sholeh dan sholihah, berguna bagi agama, orang tua, masyarakat, bangsa dan negara,” kata Sunandar yang sekaligus Ketua Umum FSpkep, Minggu (18/06).

Kepala Desa Wonoplintahan, Joko Styanggono berpesan kepada anak-anak yatim piatu agar belajar lebih semangat, supaya menjadi anak yang sukses dikemudian hari.

Sekretaris panitia, Masyhuda Anhar menyampaikan dana santunan pada tahun ini terkumpul sebesar Rp 79.950.000. Jumlah anak yatim piatu sekitar 41 anak, masing-masing menerima santunan sebesar Rp 1.950.000.

“Yang menerima santunan syaratnya semua anak yatim dan yatim piatu sejak lahir hingga kelas IX atau kelas tiga SMP/MTs yang berdomisili di Desa Wonoplintahan,” jelasnya.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.