TPA Selopuro Ngawi Terancam Overload

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro yang dimiliki Kabupaten Ngawi kini sudah mulai penuh atau overload. “Kapasitas TPA Selopuro sudah hampir overload,” kata Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dwi Rahayu Puspita Ningrum, Rabu (12/2).

Pihaknya berharap pada tahun 2021 ada pembangunan baru dengan cara memperluas zona aktif. Anggaran dibutuhkan sangat besar sekitar Rp 30 miliar – Rp 40 miliar.

“Jika mengandalkan APBD tidak mampu.  Saat ini proses kita sudah membuat Detail Engineering Design (DED) dan dari APBD Ngawi tahun ini hanya sebesar Rp 900 juta,” jelasnya.

Menurutnya, anggaran miliaran rupiah tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan saja. Jadi zona aktifnya yang diperluas. Sesuai dengan eksistingnya 1 hektare bisa menampung sekitar 200 ton.

Namun demikian tumpukan sampah tersebut tidak sesuai dengan yang diperkirakan akhirnya belum sampai eksistingnya tercukupi malah sudah penuh.

“Langkahnya kita akan kembangkan dari zona non aktif menjadi zona aktif. Kita akan tambah sekitar 3 hektar karena sudah ada 1 hektar,” pungkasnya.

Reporter Andika Abdilah/ Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date