Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Buruh Demo di Gedung DPRD

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Ratusan massa gabungan buruh pekerja pabrik di Kabupaten Jombang melakukan aksi unjuk rasa jelasnya menolak Omnibus Law Cipta Kerja di depan kantor DPRD Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Jombang, Kamis (15/10).

Dari pantauan di lapangan, ratusan massa yang berangkat dari titik kumpul Ringin Contong ini melakukan longmarch menuju ke depan Gedung DPRD Jombang. Beberapa jam kemudian, Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi didampingi oleh Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho menemui massa di depan kantor.

Dia juga berbicara langsung dengan koordinator aksi, Lutfi Mulyono.

“Kami, DPRD Jombang sepakat jika UU Omnibus Law ini tidak memihak rakyat atau tidak memihak kepada buruh, maka wajib hukumnya ditolak,” tegas Mas’ud Zuremi.

Baca Juga: Sweeping, Petugas Kepolisian Hentikan Pengendara Berpakaian Hitam

Ia juga mengimbau, dalam penolakan tersebut, tidak harus anarkis atau demo besar-besaran dan biaya banyak. Akan tetapi, penolakan ini bisa disampaikan ke Mahkamah Konstitusi.

Sementara aksi susulan di Jalan Abdurrahman Wahid berakhir ricuh. Sejumlah mahasiswa berseragam kuning membakar ban bekas di tengah jalan tersebut dan sempat bersitegang dengan aparat keamanan ketika dibubarkan. Akibatnya ada satu mahasiswa diamankan.

Situasi semakin memanas ketika seorang mahasiswa yang berorasi berteriak di dalam kampus. Dia meminta aparat keamanan untuk mengembalikan mahasiswa yang sudah ditangkap segera dibebaskan.

Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Blitar Temukan Pemilih Usia 500 Tahun di DPS

Menanggapi hal tersebut, Kabag Ops. Polres Jombang, Kompol M. Puji mengatakan, aparat kepolisian hanya mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang awalnya ada di gedung DPRD Jombang kemudian berkembang di depan kampus tersebut.

“Terkait dengan adanya aksi bakar ban di jalan raya, kami yang berjaga hanya mengamankan situasi agar tetap terkendali. Karena mereka ada yang membakar ban, kita mengamankan itu, jangan sampai proses itu mengganggu kegiatan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Taufiqur Rachman
Editor: Della Cahaya