Tingkatkan Kualitas Diri Dalam Berkomunikasi, Datangkan Pakar Bertaraf Internasional

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – Upaya meningkatkan kualitas diri dalam berkomunikasi, Bhayangkari Cabang Trenggalek bekerjasama dengan Polisi Wanita jajaran Polres Trenggalek menggelar pelatihan etika berkomunikasi berorganisasi dan beauty class. Sebagai narasumber mendatangkan seorang fasilitator dan pakar komunikasi Deliany Nelwan dari John Robert Power yang bertaraf internasional.

Kegiatan tersebut dalam rangka HUT Polwan ke-69 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-65 tahun 2017. Acara diikuti sekitar 492 orang dari Bhayangkari serta Polwan Polres Trenggalek di hotel Bukit Jaas Permai Conventian Hall Trenggalek, Sabtu (2/9/).

Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman mengungkapkan, komunikasi merupakan interaksi dua arah antar individu maupun kelompok. Cara berkomunikasi akan menunjukkan kualitas diri seseorang dihadapan lawan bicaranya. Atau dengan kata lain ada kecenderungan menilai seseorang berdasarkan caranya berkomunikasi.

“ Cara berkomunikasi tidak hanya dengan bahasa verbal melainkan juga non verbal. Untuk itu, perlu paradigma baru dalam hal berkomunikasi sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat dipahami secara utuh oleh lawan bicara,” ungkapnya.

Dikatakan, Polres Trenggalek sengaja mendatangkan narasumber seorang fasilitator dan pakar komunikasi dari John Robert Power yang bertaraf internasional untuk memberikan wawasan  dan pengetahuan tetang bagaiman beretika komunikasi yang benar dan baik.

“ Narasumber Deliany Nelwan, selain fasilitator dan pakar komunikasi dari John Robert Power yang sudah dikenal ahli di bidang etika komunikasi bertaraf internasional. Dia juga menjabat sebagai Vice President Sales sebuah perusahaan telekomunikasi dan merupakan lulusan dari UBC Canada dan Development Center Philipines,” terangnya.

Selain 492 orang Bhayangkari dan Polwan se-Kabupaten Trenggalek yang mengikuti, juga  hadir Ketua Cabang Bhayangkari Trenggalek Ny. Selvi Donny Adityawarman beserta pengurus dan anggota serta Perwira Koordinator Polwan Kompol Sumilih serta pejabat utama Polres Trenggalek lainnya.

Sementara Ny Selvi Donny Adityawarwan menuturkan, peran sebagai Polwan dan Bhayangkari dituntut memiliki kepribadian menarik dan kemampuan berkomunikasi, baik secara personal maupun organisasi. Ia pun meminta agar peserta yang hadir bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali sebanyak mungkin ilmu yang diberikan oleh nara sumber.

“Cermin diri kita berangkat dari cara kita berkomunikasi. Serap dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Silakan bertanya apapun dan manfaatkan forum ini untuk menambah wawasan kita” ujar Ny Selvi.

Seperti yang disampaikan narasumber lanjutnya, materi yang dibahas cukup berbobot terkait dengan bagaimana cara menyampaikan pesan dalam berkomunikasi agar bisa diterima dan dipersepsikan dengan tepat oleh lawan bicara.

Komunikasi merupakan proses mendengarkan, berbicara, bertindak dan menyingkap perasaan dan pikiran kepada orang lain. Untuk berkomunikasi dengan tepat terdapat beberapa hal yang perlu dipahami diantaranya, gaya komunikasi, lawan bicara, latar belakang, apa yang harus disampaikan dan yang paling penting adalah mengerti cara penyampaian yang tepat.

“Yang paling mempengaruhi adalah bahasa tubuh sebanyak 55%, nada suara 38% dan kata-kata yang ucapkan 7%. Oleh karena itu bahasa tubuh seperti cara berdiri, duduk, tatapan mata, air muka dan sikap harus benar-benar diperhatikan” jelasnya.

Diakhir acara, tambahnya, narasumber (Deliany) juga memberikan tips bagaimana cara berkomunikasi yang baik, antara lain selalu berkomunikasi terbuka, perluas wawasan dengan banyak membaca, hindari bergosip, tidak berbicara hal-hal pribadi, menjaga private space , bersikap tulus, fokus dan perhatian pada lawan bicara, tidak menyindir dan jadilah pendengar yang baik,” pungkas Ny Selvi Donny Adityawarman.

Reporter: Suparni

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.