Timses Pasangan Petahana Diperiksa KPK

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com -Pesta demokrasi di  Kabupaten Tulungagung yang berlangsung aman  ternyata masih  menyisakan masalah. Sejumlah pejabat bahkan  tim  sukses  pasangan petahana Syahri  Mulyo  dan  Maryoto  Birowo (Sahto) diperiksa Komisi  Pemberantasan  Korupsi  (KPK)  di Mapolres setempat kemarin. Pemeriksaan tersebut tindak lanjut dari  OTT (operasi tangkap tangan) KPK terkait  dengan  dugaan  suap  proyek  infrastruktur jalan dengan  tersangka mantan Bupati  Sahri Mulyo  dan Kepala  PUPR Sutrisno.

Berdasarkan pantauan koranmemo.com sebanyak enam orang yang menjalani pemeriksaan. Diantaranya dua orang pejabat Pemkab Tulungagung Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sukarji dan Kabag Pembangunan Pemkab Tulungagung, Zamrotul Fuad. Kemudian Koordinator Tim relawan Sahto, Kristiono Joni serta tiga orang lainnya pihak swasta dari Blitar.Pemeriksaan tersebut dilakukan di empat ruangan terpisah yang diberi tanda khusus dan tertempel kertas di pintu bertuliskan  ‘dilarang masuk, ada pemeriksaan’. Keempat ruangan tersebut yakni, ruang KBO Reskrim, ruang Pidkor, Ruang Kanit Pidum dan ruang gelar perkara reskrim.

Ketiganya diperiksa di ruang yang berbeda. Jony dan Sukarji diperiksa terlebih dahulu. Sedangkan Zamrotul Fuad masih berada di ruang tunggu. Saat dikonfirmasi koranmemo.com Zamrotul Fuad enggan memberikan komentar. “Jangan saya ya mas, jangan saya, lainnya saja,” katanya lirih.

Sekitar pukul 14.40 WIB, Jhony keluar dari ruang penyidikan. Saat dikonfirmasi berapa pertanyaan, Jhony hanya menjawab ‘banyak’ dan dia lupa apa saja yang ditanyakan. “Pokok intinya tentang sistematika pemenangan Sahto,” katanya singkat.

Sementara itu, sekitar pukul 15.30 WIB, Sukarji keluar dari ruang pidkor menuju ke musala Polres hendak menjalankan salat Ashar, dirinya mengatakan hanya ditanya seputar kegiatan di 2018. “Saya hanya ditanya tiga pertanyaan terkait kegiatan 2018,” ucapnya.

Hingga berita ini ditulis, hanya Jhony yang sudah meninggalkan lokasi. Sementara Sukarji dan Zamrotul Fuad masih menjalani pemeriksaan. Diperkirakan pemeriksaan dilakukan mulai pukul 10.30 WIB.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengakui saat ini ada agenda pemeriksaan saksi oleh KPK di ruang reskrim. Namun dirinya tidak bisa menjelaskan dengan detail pihak-pihak yang diperiksa. “Kalau detailnya saya tidak bisa menjelaskan, kami hanya menyiapkan personel manakala dibutuhkan dan tempat untuk penyidikan,” pungkasnya

Reporter: Deny Trisdianto/Yoppy Sandra Wijaya

Editor: Achmad Saichu