Tiket KA Ludes Sejak H-90

Share this :

Jombang, Koran Memo – Warga Jombang yang bermaksud mudik menggunakan kereta api (KA) pada lebaran kali ini, tampaknya harus berfikir ulang. Bagaimana tidak, meski baru awal ramadan namun tiket KA  berbagai jurusan sudah ludes dipesan. Bahkan, tiket kereta tambahan yang disediakan untuk angkutan lebaran, juga  sudah habis. Sehingga,  pemudik pun diharapkan untuk mencari alternatif transportasi lain untuk mudik lebaran nanti.

Calon penumpang sedang menanyakan tiket untuk mudik di Stasiun Jombang (agung/memo)
Calon penumpang sedang menanyakan tiket untuk mudik di Stasiun Jombang (agung/memo)

Humas DAOP VII Madiun Eko Budiyanto mengatakan, hingga saat  ini seluruh tiket KA  lebaran dengan berbagai jurusan sudah habis terjual. Bahkan hal ini sudah terjadi sejak beberapa minggu sebelum bulan puasa tiba.  ’’Kalau untuk tiket mudik lebaran sudah habis semua. Sejak H-90 hari  kemarin, tiket sudah diborong calon pemudik,’’ ujar Eko, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan melalui ponselnya, Sabtu (20/6).

Ia menambahkan, semua tiket kereta api, baik ekonomi, bisnis, dan eksekutif asal Jakarta dan Bandung tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah habis terjual. Sehingga para calon pemudik pun disarankan mencari alternatif transportasi lain jika ingin mudik lebaran tahun ini. “Daerah tujuan mudik tersebut di antaranya, Jombang, Madiun, Surabaya, Yogyakarta, Solo, dan sejumlah kota / kabupaten di Jawa timur dan Jawa Tengah,” tambahnya.

Masih kata Eko,  penjualan tiket untuk mudik Lebaran tersebut seiring dengan dibukanya layanan pemesanan tiket arus mudik sejak bulan April lalu. Selain itu, juga  untuk mengedukasi masyarakat mempersiapkan perjalanan ke kampung halamannya jauh hari  sebelumnya. ’’Sejak tanggal 9 April 2015, kami sudah membuka layanan itu. Meski Hari  Raya  Idul Fitri masih lama, namun kami ingin masyarakat  bisa mempersiapkan mudik lebaran biar lebih baik lagi,’’  jelasnya.

Selain itu, pada musim mudik kali ini DAOP VII Madiun juga  menyediakan beberapa kereta api tambahan. Yakni, Matarmaja Lebaran, Mantap Lebaran, Gajayana  Lebaran dan Sancaka Lebaran. ’’Untuk Sancaka Lebaran ada dua. Kereta tambahan itu direncakanan beroprasi sejak H-10,’’ terangnya.

Namun demikian, lanjut Eko, tiket KA  tambahan tersebut juga sudah habis terjual. Sejak dibuka beberapa bulan lalu, tiket tersebut sudah dipesan para  pemudik. “Sama, untuk tiket kereta tambahan juga sudah habis sampai sekarang,’’ lanjutnya.

Sedangkan tiket kereta api untuk tujuan balik dari wilayah Madiun, masih tersisa cukup banyak. Daerah tujuan balik tersebut di antaranya, Jakarta, Bandung, dan kota-kota lain di sekitarnya. ’’Untuk tiket arus balik, masih tersedia cukup banyak. Hal itu terpantau dari sistem pemesanan tiket secara online atau  dalam jaringan yang ada di Daop Madiun,’’ ungkapnya.

Selain itu, menurut Eko masih adanya  tiket kereta api untuk arus balik ini disebabkan karena  beberapa faktor. Ia  mengatakan, biasanya  para  pengguna  jasa KA lebih memilih memesan secara  dadakan beberapa hari  sebelum tanggal keberangkatan. ’’Kalau arus balik, biasanya  itu pesan mendadak. Sehingga akan terjadi lonjakan pada H+3 hingga H+10,’’  imbuhnya.

Diperkirakan, penggunaan kereta api sebagai moda transportasi saat  arus mudik dan balik Lebaran kali ini akan mengalami peningkatan. Meskipun tidak terlalu signifikan, akan tetapi keinginan masyarakat  untuk terhindar dari kemacetan lalu lintas pada saat  lebaran masih tinggi. ’’Untuk kenaikan pemudik yang menggunakan jasa KA  diperkirakan naik 5 persen dari  tahun kemarin,’’ pungkasnya. (ag)