Tiket KA Arus Mudik dan Arus Balik Habis, Calon Penumpang Gigit Jari

Tulungagung, koranmemo.com – Sebagian masyarakat yang hendak menggunakan moda transportasi kerata api (KA) pada saat arus mudik maupun arus balik jelang Hari Raya Idul Fitri, harus gigit jari. Pasalnya, sejumlah tiket untuk kereta reguler maupun kereta tambahan sudah ludes terjual. Padahal Hari Raya Idul Fitri masih kurang dua bulan.
Rudy Hartanto salah satu warga Tulungagung mengatakan, dirinya merasa sedikit kecewa ketika membuka pelayanan tiket on line untuk moda transportasi kereta api. Pasalnya, semua tiket kereta reguler maupun tiket kereta tambahan untuk arus mudik maupun balik sudah habis terjual.
“Saya juga sudah membuka situs online pemesanan tiket kereta api dari Jakarta ke Tulungagung maupun sebaliknya, namun tiket sudah habis,” katanya.
Selain itu, dirinya juga merasa kesulitan ketika mengakses situs tiket KA. Ketika memasukan data terkadang troble sehingga harus mengulang. “Ya sering troble ketika membuka situs tiket KA, atau mungkin karena banyak yang menggunakan sehingga terjadi trobel,” ungkap bapak satu anak ini.
Dikonfirmasi secara terpisah, Wakil Kepala Stasiun Tulungagung, Daniel Yuniarta membenarkan jika tiket untuk arus mudik maupun arus balik sudah terjual habis sejak penjualan dibuka mulai 17 Maret lalu untuk kereta reguler.
 Kata Daniel, pelayanan tiket KA untuk jarak jauh mulai dibuka pelayanannya sejak 90 hari sebelum keberangkatan, sedangkan untuk tiket lokal maksimal pemesanan hingga tujuh hari sebelum keberangkatan.
“Kami layani untuk tiket jarak jauh mulai 90 hari sebelum berangkat, sedangkan untuk KA lokal maksimal tujuj hari pemesanan sebelum berangkat. Dan kami sudah buka mulai 17 Maret lalu untuk tiket kereta reguler lebaran dari Pasar Senen Jakarta — Malang melewati Tulungagung maupun sebaliknya, dimana tiket H — 10 hingga H + 10 sudah terjual semua,” katanya.
Habisnya tiket KA tidak hanya pada tiket kereta reguler, melainkan terjadi pada tiket kereta tambahan juga sudah habis terjual. Dimana pelayanan penjualan tiket mulai dibuka pada (16/4) sejak pukul 00.00 WIB. Namun, hingga pukul 09.00 WIB tiket sudah habis terjual. “Memang akses penjualan tiket sangatlah cepat melalui media online, orang bisa akses dari rumah atau dari loket resmi yang bekerjasama dengan PT KAI,” jelasnya.
Daniel menuturkan, untuk stasiun Tulungagung pada lebaran nantinya mendapatkan tambahan tiga kereta lebaran untuk jarak jauh mulai dari KA Brantas Lebaran jurusan Pasar Senen Jakarta — Blitar, KA Matarmaja Lebaran jurusan Pasar Senen Jakarta — Malang dan terkahir KA Gajayana Lebaran jurusan Pasar Senen Jakarta — Malang.
“Namun, semua tiket untuk KA tambahan juga sudah habis mulai H-10 hingga H+10 juga sudah terjual,” katanya.
 Ketika disinggung apakah nantinya ada tambahan KA, lebih lanjut kata Daniel, pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah nanti akan ada KA tambahan lagi atau tidak. Sebab, itu merupakan kebijakan dari kantor pusat.
 “Kalau itu saya belum tahu, untuk kewenangan kereta tambahan merupakan kewenangan dari pusat,” jelasnya.
Dia menambahkan, moda transportasi KA saat ini sangatlah diminati oleh sejumlah masyarakat, apalagi pada waktu liburan. Terlihat dari jumlah penumpang lokal KA Doho yang naik dari stasiun Tulungagung pada hari biasa rata — rata sekitar 700 — 800 orang, sedangkan untuk hari libur mengalami kenaikan hingga 950 orang per hari nya. “Sedangkan untuk KA jarak jauh perhari 250 orang dihari biasa, namun pasca liburan naik menjadi 350 orang per harinya,” pungkasnya.
Reporter : Dani
Editor : Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.