Tiga Kali Ambrol, Warga Setempat Berharap Segera Ada Tindakan

Malang, koranmemo.com – Untuk ketiga kalinya, plengsengan sungai di samping pemukiman warga RW 9, RT 3, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang mengalami ambrol. Pemukiman warga setempat yang hanya berjarak sekitar 4 meter dari plengsengan sungai terancam bahaya.

“Saya berharap agar segera diperbaiki karena bahaya, disini banyak anak kecil. Ini sudah ketiga kalinya disini longsor,” ujar Agustinus Purwanto (28), warga yang bermukim tepat didepan plengsengan yang ambrol, Senin (30/11).

Menurutnya, kejadian ambrolnya plengsengan tersebut terjadi pada Minggu (29/11) pukul 21.30 WIB. Posisinya yang sedang berada di rumah yang hanya dipisahkan oleh jalan selebar sekitar 3 meter dari plengsengan, membuatnya khawatir.

“Tadi malam itu waktu gerimis longsornya, posisi saya waktu itu sedang di rumah jadi saya tahu. Kemarin sungainya memang meluap tapi tidak tinggi, pas agak surut tambah longsor,” tuturnya.

Dia menambahkan, kondisi disekitar plengsengan tersebut memang sudah pernah terjadi longsor, namun belum diperbaiki. Kondisi retakan akibat longsoran sebelumnya mengakibatkan plengsengan tersebut ikut ambrol.

“Dari pondasi dan plengsengan memang sudah retak sebelumnya. Akibat longsoran pertama itu, jadi udah retak. Pertama dulu longsornya sudah hampir setahun dan belum ada perbaikan,” tambahnya.

Menurutnya, usai ambrolnya plengsengan sebelumnya, hingga saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan oleh pihak terkait. Hanya ada terpal biru sebagai penutup untuk mengurangi erosi tanah.

“Hanya ada bantuan terpal dari BPBD untuk menutupi longsorannya. Yang dulu cuma ada terpal buat nutupi bekas longsor, katanya agar tanahnya tidak tergerus lagi oleh air hujan maupun sungai,” tuturnya.

Reporter: Mokhammad Sholeh

Editor: Della Cahaya