Tiga Hari Tak Pulang, Pelajar Disetubuhi di Musala

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – YY (18) asal Kecamatan Rejoso harus merasakan puasa dan lebaran tahun ini di balik jeruji besi. Ini setelah dia dicokok petugas Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk usai dilaporkan telah menyetubuhi sebut saja namanya Bunga (17) pelajar asal Kecamatan Ngronggot.

Mirisnya lagi, perbuatan tak senonoh itu dilakukan di musala Desa Salamrojo Kecamatan Berbek. Sebelumnya, korban sempat dicari keluarga dan teman-temannya lantaran 3 hari tidak pulang ke rumah.

“Pada Rabu, 17 April 2019 sekitar pukul 11.00 WIB, korban berpamitan untuk pergi ke rumah temannya. Namun sampai hari Jumat, 19 April 2019 sekitar pukul 15.00 WIB atau selama tiga hari, korban belum pulang,” kata AKP Yogi Ardi Khristanto Kasat Reskrim Polres Nganjuk, Senin (22/4/2019).

Tidak pulangnya korban, lanjut Yogi, membuat kedua orangtuanya bingung. Selanjutnya mereka menghubungi teman-teman korban dan dimintai bantuan untuk mencari korban.

“Karena anaknya tidak pulang ini, selanjutnya orang tua korban melaporkan kejadian tersebut kepada pamong desa setempat. Mereka sama-sama mencari keberadaan korban,” urainya.

Kemudian pada Jumat sekitar pukul 18.00 WB teman-teman korban datang ke rumah orang tua korban dengan membawa korban dan seorang pemuda. Kepada orangtuanya, korban mengaku selama tiga hari bersama pemuda yang belakangan diketahui berinisial YY.

Korban juga mengaku sudah disetubuhi olehnya sebanyak 2 kali. Tak terima anaknya dijadikan budak nafsu, akhirnya kejadian ini dilaporkan ke Polres Nganjuk. “Pelaku langsung kami amankan dan saat ini di ruang tahanan Polres Nganjuk,” pungkas Yogi.

Reporter : Muji Hartono

Editor : Achmad Saichu