Tiga Hari Rapid Test, 101 Pedagang Pasar di Ngawi Reaktif Covid-19

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – Bupati Ngawi Budi Sulistyono menyebut, hingga hari ketiga Selasa (19/5), ada 621 warga dari pedagang pasar dan karyawan swalayan diuji rapid test. Hasilnya, sebanyak 101 orang dinyatakan reaktif Covid-19.

Menurutnya, mereka yang reaktif ini dari para pedagang pasar rata-rata dari luar Ngawi. Rincian, hari pertama rapid test ada 26 orang dinyatakan reaktif, hari kedua 73 orang. Dan hari ketiga ada 2 orang reaktif.

“Dengan begitu totalnya sudah ada sekitar 101 orang pedagang di Ngawi yang dinyatakan reaktif,” kata Budi Sulistyono, Selasa (19/5).

Rapid test hari ketiga ini dilaksanakan di pasar Ngrambe, pasar Samben, Pasar Ngale, pasar Paron. Dan untuk swalayan yakni Luwes serta Tiara.

Menurutnya, banyaknya pedagang yang reaktif karena tidak menerapkan physical distancing. Karena itu, pihaknya akan terus menggencarkan rapid test.

Sedangkan bagi mereka yang reaktif diminta isolasi mandiri. Selanjutnya, akan dilakukan rapid test “Kita terus lakukan rapid test pedagang dan kasir swalayan,” katanya.

Dalam rapid test hari ketiga menyasar swalayan, hasil non reaktif. Namun ada salah seorang karyawan inisial DH karyawan Luwes sempat pingsan setelah menjalani rapid test.

Selanjutnya dibawa ke ruangan khusus untuk mendapat perawatan. “Untuk rapid test bagi karyawan swalayan, hasilnya non reaktif,” tambah Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi Jaswadi.

Reporter Andika Abdilah/Juremi
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date