Tidak Ada Desa di Kediri yang Diisolasi

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Polres Kediri tidak membatasi mobilitas masyarakat Kabupaten Kediri, namun jika ada yang nekat untuk bergerombol akan diimbau segera membubarkan diri. Bahkan, meski ada kabar salah satu warga diduga berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal, Polres Kediri belum memberlalukan siaga 1 atau penyekatan dan pembatasan arus ke luar-masuk wilayah hukum Polres Kesidiri, khususnya Pare.

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono menjelaskan, mengenai kabar tersebut, Polres Kediri terus berkoordinasi dengan pihak IDI atau Tim Gugus Tugas virus Corona (COVID-19) Kabupaten Kediri. “Untuk warga yang meninggal, itu masih belum ada hasil tes resmi apakah positif Corona atau tidak,” jelasnya, Kamis (26/3).

AKBP Lukman mengatakan, untuk pemakaman, dari pihak medis melakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). “Dari pihak medis juga sudah memberikan pengarahan dan pihak keluarga juga memahami keadaannya. Keluarga juga diimbau untuk mengisolasi diri di rumah,” ujarnya.

Selain keluarga, kata AKBP Miko, warga juga diimbau untuk tidak datang ke rumah duka, karena sesuai arahan dan imbauan dari Pemerintah dan Kapolri, masyarakat tidak boleh berkumpul dalam jumlah yang besar. “Kami mengimbau kepada warga, tetap tenang, jangan panik, tapi tetap waspada. Lebih baik menghindari tempat berkumpul banyak orang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Pare, Iptu I Nyoman Sugita mengatakan, sampai saat ini tidak ada pembatasan bagi masyarakat yang ke luar-masuk ke wilayah Kecamatan Pare. Mengenai kabar penutupan salah satu desa di Kecamatan Pare juga tidak ada. “Tidak ada penutupan, semua masih seperti biasa,” ucapnya.

Namun, kata Iptu Nyoman, sesuai arahan dari Kapolri dan Kapolres Kediri bahwa jika ada warga yang bergerombol, akan segera melakukan tindakan. Upaya tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. “Intinya tidak ada penutupan, tapi upaya pencegahan terus kami lakukan,” katanya.

Perlu diketahui, dari informasi yang dihimpun Koranmemo.com, salah satu warga Kecamatan Pare dikabarkan meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dari pihak IDI akan menyampaikan kepada pihak keluarga pasien terkait dengan penyampaian dan langkah-langkah penanganan serta akan mengklarifikasi terkait status warga yang meninggal tersebut.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Della Cahaya