Tetapkan Supir Bus Fabian Anugrah Sebagai Tersangka

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Satlantas Polres Blitar terus melakukan penyelidikan mengenai kasus kecelakaan bus pariwisata yang mengakibatkan lima orang korban meninggal dunia. Petugas telah melakukan penetapan tersangka terhadap Miftahul Huda (42), sopir bus wisata Fabian Anugrah.

Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Yoppy Anggi Krisna mengungkapkan, polisi telah melakukan gelar perkara. Hal ini untuk memastikan apakah supir bus tersebut lalai sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas tersebut. Hasil dari gelar perkara tersebut menyatakan jika supir bus tersebut lalai saat mengemudikan busnya.

“Kita sudah melakukan gelar perkara dalam kasus ini dan kita lakukan penetapan tersangka kepada supir bus,” ungkap AKP Yoppy saat dikonfirmasi, Selasa (11/2)

AKP Yoppy menambahkan, ada beberapa unsur kelalaian yang menjerat supir sebagai tersangka. Pertama adalah tidak ditemukannya bekas rem di sekitar lokasi kejadian. Petugas juga tidak menemukan SIM milik supir. Selain itu kendaraan tersebut tidak memiliki izin untuk pariwisata.

Meski sudah ditetapkan tersangka, pihak kepolisian belum melakukan penahanan terhadap Miftahul Huda. Petugas masih mempertimbangkan kondisi tersangka yang masih mengalami sakit dibagian leher.

Untuk diketahui sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan guru pengawas dan kepala sekolah taman kanak-kanak asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, terguling di jembatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (7/12). Kecelakaan mengakibatkan lima penumpang meninggal dunia. Sementara penumpang lainnya luka-luka.

Reporter: Nuramid Hasjim
Editor: Della Cahaya