Tetapkan 4 Tersangka Penipuan Penerimaan Staf Kelurahan

Share this :
Keempat pelaku sindikat penipuan CPNS digelandang petugas Polsek Nganjuk (Memo/Muji)
Keempat pelaku sindikat penipuan CPNS digelandang petugas Polsek Nganjuk (Memo/Muji)

Nganjuk, Memo-Setelah melakukan serangkaian penyidikan, polisi akhirnya menetapkan empat tersangka dalam kasus penipuan terkait penerimaan staf Kelurahan Kramat. Keempat tersangka itu yakni Jarwono (49) warga Lingkungan Jebug Kelurahan Jatirejo Kecamatan Nganjuk, Pardi (32) warga Desa Plimping Kecamatan Baron, Kristian Adi (33) warga Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron, dan Sukamto (54) Sekretaris Kelurahan Kramat, warga Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom,

“Keempat pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan sampai saat ini masih meringkuk di ruang tahanan, mereka semua adalah anggota sindikat penipuan dengan korban Restu Hendro Pramono,” terang Kapolsekta Nganjuk, Kompol Damin saat dihubungi Koran Memo, Rabu (24/9).

Terungkapnya kasus penipuan ini bermula atas laporan Dodot Winarto (50) warga Desa Sugihwaras Kecamatan Prambon. Staf kantor desa ini merasa ditipu karena anaknya, Restu Hendro Pramono (25) tidak mendapatkan gaji yang layak sesuai kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

Saat itu Restu dijanjikan bekerja menjadi staf Kelurahan Kramat dengan harapan dapat menjadi CPNS dengan gaji sesuai UMK. Namun setelah bekerja mulai bulan Maret sampai Agustus tidak dibayar sesuai apa yang dijanjikan. Dia hanya dibayar Rp 300.000 selama bulan Maret, April, Mei, dan Juni. Bahkan pada bulan Juli dan Agustus, dia tidak menerima gaji sepeserpun.

Sementara itu awal mula kejadian ini, Sukamto menyuruh Jarwono untuk mencari orang untuk diangkat menjadi staf kelurahan Kramat. Karena tidak bisa bekerja sendirian, lantas dia menghubungi Pardi dan Kristian. Selanjutnya kedua orang ini bertemu dengan Dodot. Agar anaknya bisa diangkat menjadi pegawai, Dodot disuruh membayar Rp 30 juta. “Uang tersebut diserahkan kepada Jarwono dan dibuatkan kuitansi, karena merasa ditipu, akhirnya orang tua Restu melapor ke Polsekta,” jelas Kompol Damin.

Mendapat laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus Jarwono. Kepada petugas, dia mengaku bahwa memang disuruh oleh Sukamto untuk mencari orang yang bisa bekerja menjadi staf Kelurahan Kramat. “Berdasarkan barang bukti berupa kwitansi inilah akhirnya Jarwono kita tangkap, di depan penyidik semua pelaku mengakui perbuatannya maka kita tetapkan sebagai tersangka,” pungkas Kapolsekta Nganjuk. (jie)

 

Follow Untuk Berita Up to Date